Yogyakarta

Wisatawan di DIY Naik Signifikan

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo mengatakan bahwa wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata yang ada di DIY mengalami peningkatan signi

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo mengatakan bahwa wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata yang ada di DIY mengalami peningkatan signifikan.

Hal tersebut terlihat dari grafik kunjungan wisatawan yang tercatat dari awal Juli hingga pertengahan Agustus ini.

Data tersebut fokus pada jumlah wisatawan yang datang pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu.

Pendataan dimulai pada 10 Juli tercatat sebanyak 8.000 wisatawan, 11 Juli 13.000 wisatawan, selanjutnya pada akhir pekan setelahnya jumlah wisatawan yang datang yakni 11.000, 22.000, 18.000, dan 27.000.

Taman Sari Yogyakarta Diserbu Wisatawan, Pengelola Batasi Jam Berkunjung

"Awal Agustus 14.000 dan 29.000 itu Sabtu Minggu. Terakhir, kemarin 15 dan 16 Agustus 17.000 dan 39.000. Ini mengunjungi yang masuk sistem Visiting Jogja di 51 destinasi yang sudah terverifikasi dengan Gugus Tugas dan sudah uji coba," ucapnya, di Kepatihan, Senin (18/8/2020).

Singgih menambahkan, berdasarkan prosentase, wisatawan luar DIY sebanyak 53 persen.

Sisanya merupakan wisatawan yang berasal dari DIY dan sekitarnya.

"Nomor satu tetap DIY, kemudian Jateng, Jatim, Jabar, DKI. Dari provinsi lain ada tapi kecil-kecil. Tentu kalau kemarin Malioboro ramai karena long weekend, kemudian harus dilakukan antisipasi dari pengelola kemudian wisatawannya sendiri. Kalau kemudian kita harus mengandalkan pengelola, terbatas sekali," ungkapnya.

Di Tengah Pandemi, Kawasan Taman Sari dan Malioboro Jujukan Wisatawan Luar Daerah

Dari sisi pendapatan, Singgih mengatakan dari sistem yang tercatat untuk libur akhir pekan kemarin, pada Sabtu Minggu pendapatan dari retribusi mencapai Rp 150juta.

"Dari retribusi kan ada yang Rp 10ribu dan lain-lain," ucapnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved