Breaking News:

Catat, BUMN Dilarang Membangun Pembangkit Listrik Sendiri

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tak akan mengizinkan Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) membangun pembangkit listrik sendiri

Istimewa
Ilustrasi pembangkit listrik tenaga surya 

TRIBUNJOGJA.COM -- Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tak akan mengizinkan Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) membangun pembangkit listrik sendiri untuk kebutuhan sendiri. Kebutuhan listrik untuk BUMN tetap harus dibeli dari PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).

“BKPM tak akan mengizinkan kalau ada BUMN yang mau membangun pembangkit sendiri terus pakai sendiri,” kata Rizal Calvary, Anggota Komite Investasi BKPM, seperti dilansir Kontan, Selasa (18/8/2020).

Rizal menegaskan, BUMN yang membutuhkan listrik di berbagai proyek kawasan industri, diarahkan untuk membeli dari PLN. “Ini sudah kesepakatan, PLN diberi tugas untuk menyediakan listrik bagi investasi di berbagai proyek-proyek manapun ke depan,” ujarnya.

Menurut Rizal, saat ini pemerintah sedang membantu PT PLN untuk mempercepat serapan kelebihan pasokan daya listrik, utamanya di Pulau Jawa, Madura dan Bali (Jamali).

“Ada kelebihan pasokan. PLN ternyata sudah sangat siap membantu menyuplai listrik bagi kebutuhan industri, baik di Jawa maupun luar Pulau Jawa,” katanya.

Rizal mencontohkan, saat ini PLN siap memasok listrik untuk kilang Pertamina di Tuban dan juga Pertamina Hulu Rokan di Riau. “Saya dapat info dari Pak Dirut PLN begitu. Jadi tidak ada soal. Beliau juga jamin keandalan pelayanan atau dayanya,” ujarnya.

Industri dan BUMN, lanjut Rizal, tidak perlu khawatir dalam melakukan ekspansi usahanya. Sebab, banyak pembangkit yang akan masuk ke jaringan PLN.

.

Editor: Victor Mahrizal
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved