Wisatawan Terseret Ombak di Goa Cemara

Sebanyak 65 Orang Anggota Tim Opsar Pencarian Korban Pantai Goa Cemara Diterjunkan di Malam Ketiga

Sebanyak 65 orang anggota tim relawan dilibatkan dalam pencarian satu korban tersisa di pantai Goa Cemara, Sanden, Kabupaten Bantul.

Tayang:
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Suasana pencarian satu korban tersisa wisatawan Goa Cemara di posko Opsar, Sabtu (8/8/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sebanyak 65 orang anggota tim relawan dilibatkan dalam pencarian satu korban tersisa di pantai Goa Cemara, Sanden, Kabupaten Bantul.

Pencarian dimulai dari TKP panti Goa Cemara hingga ke muara sungai Progo. Mereka dibagi ke dalam tiga tim Search and Rescue Unit (SRU)

SRU I dimulai dari pantai Goa Cemara hingga pantai Baru. SRU II menyambung dari pantai Baru hingga ke muara sungai Progo.

"Untuk SRU tiga kami jeda yakni masih sama dari pantai Goa Cemara ke pantai Baru," Kata Komandan Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah IV DIY, Dwi Rias Pamuji di posko Opsar Goa Cemara.

Keluarga Korban Terseret Ombak Akan Gelar Tahlilan

Ia melanjutkan, untuk relawan yang turun sekitar 120 orang.

Mereka tergabung dari berbagai tim, serta individu.

Sekitar pukul 20.15 para relawan diberangkatkan untuk menyisir via darat.

Beberapa catatan evaluasi juga diungkapkan olehnya.

Korban Laka Laut di Pantai Cemara Tinggalkan 1 Anak Usia 1 Tahun 4 Bulan

Dwi mengkhawatirkan adanya gelombang pasang di malam hari. Ia turut mewaspadai adanya hal itu.

"Yang perlu menjadi catatan ya itu. Kami mewaspadai adanya gelombang pasang. Bagi relawan yang tidak paham medan cukup berbayaha. Makanya kami dampingi dari wilayah IV," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved