Breaking News:

Yogyakarta

Pemda DIY Tidak Lakukan Perjalanan Dinas dan Terima Tamu, Hanya yang Mendesak

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji bahkan meminta untuk perjalanan dinas yang tidak terlalu mendesak untuk ditunda atau dibatalkan.

TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perjalanan dinas ke luar daerah terlebih ke daerah zona merah kasus penularan Covid-19, dianggap masih rentan.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji bahkan meminta untuk perjalanan dinas yang tidak terlalu mendesak untuk ditunda atau dibatalkan.

"Kalau tidak sangat terpaksa, tidak usah melaksanakan perjalanan dinas ke luar daerah," ucapnya, di ruang kerjanya, Rabu (5/8).

Aji mengatakan, ketika mendapat undangan dari Jakarta yang bersifat pertemuan secara offline, ia menginstruksikan semua OPD untuk pamit dan tidak berangkat.

Kisah Warga di Bantul Gantian Kirim Sayuran untuk Tetangga yang Sedang Jalani Isolasi Corona

"Saya minta pada OPD untuk pamit saja. Hasilnya minta informasi kepada teman yang hadir secara online," ungkapnya.

Meski demikian, perjalanan dinas yang tetap diperbolehkan adalah menyangkut bantuan.

Aji mengatakan untuk BPBD DIY dan Dinas Kesehatan DIY diperbolehkan untuk melakukan perjalanan dinas ke Jakarta karena untuk menjemput keperluan pemeriksaan Covid-19 di BNPB.

"BPBD dan Dinkes mengambil bantuan ke BNPB. Itu jalur darat karena sambil membawa mobil untuk membawa bantuannya. Terakhir ini saya tidak kirim orang ke Jakarta tapi meminta dari penghubung antar ke sini," bebernya.

Selain menunda perjalanan dinas, Aji juga menegaskan bahwa Pemda DIY juga menolak adanya tamu dari luar daerah kecuali untuk urusan yang penting.

Halaman
12
Penulis: Kurniatul Hidayah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved