Conte Bantah Berbicara dengan Juventus, Komitmen Tiga Tahun Bersama Inter Milan

pelatih Inter Milan Antonio Conte membantah berbicara dengan Juventus untuk menggantikan Maurizio Sarri sebagai manajer

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
inter.it
Antonio Conte 

TRIBUNjogja.com Italia -- Antonio Conte telah membantah laporan yang menyatakan bahwa ia berhubungan dengan Juventus untuk menggantikan Maurizio Sarri sebagai manajer.

Antonio Conte tidak senang membaca laporan yang tak benar yang disebutkan bocor di media Italia hari.

Selama akhir pekan, bos Nerazzurri menjadi pusat diskusi menyusul kata-kata baru-baru ini kepada pejabat klub.

Spekulasi mulai berkembang bahwa Conte tidak bahagia di San Siro dan bahkan bisa mempertimbangkan untuk berhenti setelah musim pertamanya.

La Repubblica melangkah lebih jauh ketika mereka memposting sebuah artikel yang mengklaim bahwa bos Inter memang melakukan kontak dengan Juventus untuk menggantikan Sarri.

Pria berusia 51 tahun itu tidak senang dengan kabar itu bahkan mengancam akan menuntut La Repubblica karena memposting 'berita palsu'.

“Saya dengan tegas menyangkal telah berbicara dengan manajer dan pemain Juventus,”.

"Aku akan menuntut siapa yang menulis artikel ini dan editor yang bertanggung jawab atas surat kabar itu."kata Conte kepada kantor berita ANSA

Pelatih Inter Milan Antonio Conte
Pelatih Inter Milan Antonio Conte (https://www.uefa.com/)

“Saya berkomitmen tiga tahun di Inter dan seperti yang selalu saya lakukan, saya akan bekerja keras dan berjuang dengan semua kekuatan saya dan dengan semua yang ada dalam kemungkinan saya untuk membuat sukses.”katanya.

Diberitakan sebelumnya, Pelatih Inter Milan Antonio Conte dilaporkan telah berbicara dengan manajer, pemain, dan mantan pemain Juventus selama berminggu-minggu.

Mantan pelatih Timnas Italia itu mengajukan pertanyaan tentang masa depan Maurizio Sarri di Allianz Stadium, menurut wartawan La Repubblica Franco Vanni.

Ia mengklaim pelatih Nerazzurri saat ini telah berhubungan dengan orang-orang dari bekas klubnya dalam beberapa pekan terakhir.

Ia juga menulis bahwa Conte ingin kembali ke Turin tahun lalu, ketika Pavel Nedved dan Fabio Paratici setuju, tetapi klub menentang keputusan tersebut.

Maurizio Sarri telah mengangkat Scudetto pertamanya di musim pertamanya yang bertanggung jawab atas Bianconeri, tetapi kehilangan Final Coppa Italia ke Napoli.

Maurizio Sarri
Maurizio Sarri (juventus.com)

Menurut media Italia, Sarri berisiko kehilangan pekerjaannya jika Nyonya Tua kalah dari Olympique Lyonnais di babak 16 besar Liga Champions minggu ini.

La Gazzetta dello Sport menambahkan bahwa Antonio Conte tidak pernah benar-benar menutup hubungan dengan Juventus dan dalam pidatonya, ia selalu ingin kembali ke klub juara.

Mantan kapten Juventus Conte memenangkan segalanya dengan Bianconeri dan meletakkan dasar dominasi Juventus dalam beberapa tahun terakhir.

Setelah menang 2-0 melawan Atalanta pada hari Sabtu, pelatih Nerazzurri menggunakan konferensi pers pascapertandingan melawan petinggi klub, dan mengklaim mereka tidak memberi dia dan tim perlindungan dari serangan media.

Laporan di Italia mengklaim kerusakan tidak dapat diperbaiki dan telah menghubungkan Max Allegri dan Mauricio Pochettino dengan posisi di San Siro.

Perpisahan Antonio Conte dan Inter Milan tampaknya merupakan skenario yang paling mungkin saat ini.

Hal tersebut dikatakan wartawan Italia Sky Sport Italia dan pakar pasar transfer Gianluca Di Marzio.

Ketegangan antara klub dan Conte telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir dan ketegangan meningkat.

Semakin meningkat ketika mantan pelatih tim nasional Italia ini memiliki ledakan lain menyusul kemenangan 2-0 Inter atas Atalanta pada hari terakhir musim Serie A.

“Gesekan itu terbukti dan pemutusan hubungan (antara) antara Inter dan Conte adalah skenario yang paling mungkin,” kata Di Marzio menjelaskan sementara hadir di studio Sky Sport Italia malam lalu.

Di Marzio, yang memiliki reputasi, berita serta pendapat yang selalu dijunjung tinggi, mengungkapkan apa yang harus terjadi agar situasi saat ini dapat diselesaikan.

"Hanya intervensi tegas dari presiden Inter yang dapat meredakan perselisihan, yang pada saat ini, bagaimanapun, tampaknya sulit untuk disatukan kembali.

"Dia kemudian menjelaskan bahwa Inter tidak ingin memecat Conte, tetapi jika mereka melakukannya, mereka sudah memiliki manajer yang akan mereka pikirkan."

Nerazzurri disebut tidak ingin melakukan pemecatan, sehingga yang memungkinkan adalah langkah mundur Conte, yang masih memiliki dua tahun tersisa di kontraknya yang bernilai € 12 juta bersih per musim.

Perseteruan antara Conte dan klub telah membuat jembatan perpisahan antara keduanya semakin dekat hari demi hari.

Mantan striker Inter, Aldo Serena, membahas kemarahan pelatih Nerazzurri, Antonio Conte, ke media kemarin setelah kemenangan Nerazzurri 2-0 atas Atalanta dalam sebuah posting di Twitter.

"Menurut saya (tapi mungkin saya bisa salah) bahwa hal-hal yang diminta di sini adalah tentang transfer pemain. Conte ingin bebas dan pemain yang dia minta.

“Bukan seperti Eriksen, karena pemain baru berikutnya adalah Messi dan dia ingin para pemain melakukan apa yang dia katakan.” ( Tribunjogja.com | Iwe | Wid )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved