Breaking News:

Pakar Komunikasi Dr Aqua Dwipayana Berbagi Kisah saat Pulang ke Yogya, Merasakan 'Buah' Silaturahim

Biasanya, dia menginap beberapa malam di rumahnya di Yogyakarta, kemudian melanjutkan perjalanan ke kota lain atau ke luar negeri.

Istimewa
Pakar Komunikasi, Dr Aqua Dwipayana 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Biasanya, saat berkegiatan di Yogyakarta, Pakar Komunikasi, Dr Aqua Dwipayana memilih tinggal di rumahnya di Desa Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman.

Namun untuk kali ini, di masa pandemi Covid-19, sosok yang sibuk memberi berbagai masukan terkait komunikasi dalam penanganan wabah virus corona ini terpaksa menginap di hotel.

Ini dia lakukan untuk menghormati aturan desa yang meminta orang dari luar daerah untuk menjalani karantina selama 14 hari ketika tiba di tempat tinggalnya.

Kepada Tribunjogja.com, Minggu (2/8/2020) malam, Dr Aqua Diwapayan bercerita bahwa biasanya setiap bulan menyambangi rumahnya itu.

Biasanya, dia menginap beberapa malam di rumahnya di Yogyakarta, kemudian melanjutkan perjalanan ke kota lain atau ke luar negeri. Itulah aktivitas rutinnya.

Terakhir motivator ulung itu di Yogyakarta pada Selasa (10/3/2020). Memberikan sharing Komunikasi dan Motivasi di Hotel Pesonna Jogjakarta milik Pegadaian. Sesudah itu ke Bandung.

Begitu pemerintah menetapkan pandemi Covid-19 yang dimulai Jumat (13/3/2020) Dr Aqua Dwipayana tidak pernah ke Jogjakarta lagi. Lebih banyak di rumah.

Kemudian pada Rabu (29/7/2020) malam lalu menjelang dini hari, seusai melayat almarhumah Hj Titik Wardani, ibunda Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan Pegadaian Damar Latri Setiawan, di Solo, Dr Aqua Diwpayana berencana ke Yogyakarta. Rencananya menginap di rumahnya selama satu malam.

Dari Solo, bapak dua anak ini telepon Netik Sri Wahyuni yang sehari-hari tinggal di rumahnya. Menyampaikan rencana menginap di rumah itu.

Namun dia mendapat jawaban Netik yang baginya mengatekan. Disampaikan Netik, jika menginap di rumah harus melaksanakan karantina mandiri selama 14 hari. Ini berdasar surat edaran dari Pemerintah Desa Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Netik kemudian mengirimkan foto Surat Edarannya.

Halaman
12
Editor: ribut raharjo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved