Sambut Iduladha, PT KAI Daop 6 Yogyakarta Siapkan Dua KA Tambahan
Di wilayah Daop 6 Yogyakarta, dua gerbong tambahan akan dioperasikan mulai Kamis (9/7/2020) serta Minggu (2/8/2020) untuk arus balik nantinya.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kesiapan mudik Iduladha 2020 kali ini juga dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Di wilayah Daop 6 Yogyakarta, dua gerbong tambahan akan dioperasikan mulai Kamis (9/7/2020) serta Minggu (2/8/2020) untuk arus balik nantinya.
Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto cukup senang mendengar kabar pembebasan aturan mudik Iduladha kali ini.
Ia pun mengaku sudah mempersiapkan segala kebutuhan protokol kesehatan.
Peningkatan fasilitas juga dilakukan.
• PT KAI Daop 6 Yogyakarta Segera Hadirkan Layanan Tes Cepat Covid-19 di Stasiun Tugu
"Dulu cek suhu masih manual. Sekarang ada bilik scaner suhu yang otomatis. Hand sanitizer juga kami sediakan. Ini lengkap ya untuk antisipasi lonjakan pemudik saat Idul Adha," katanya saat dihubungi Tribunjogja.com, Selasa (28/7/2020).
Eko merinci, Kereta Api (KA) yang siap untuk dioperasikan yakni KA Argo Lawu relasi Jakarta-Solo via stasiun Lempuyangan.
Serta KA Argo Dwipangga relasi Jakarta-Cirebon-Purwokerto- Kebumen dan berakhir di Solo.
"KA tambahan yang siap beroperasi pada Kamis besok KA Argo Lawu. Satunya Argo Dwipangga pada hari Minggu. Mudah-mudahan mencukupi untuk antisipasi mudik Idul Adha kali ini," tutur Eko.
Eko menambahkan, untuk KA yang sudah beroperasi sejauh ini di antaranya KA Bima, KA Turangga, KA Sri Tanjung, KA Kahuripan dan KA Bengawan.
Namun beberapa KA yang sudah dioperasikan ada yang hanya melakukan perjalanan pada Sabtu-Minggu saja.
• BREAKING NEWS : Update Covid-19 di Gunungkidul 28 Juli 2020, Total Positif Tembus 100 Kasus
Alasannya, minat masyarakat untuk melakukan perjalanan masih rendah di era pandemi seperti sekarang ini.
"Akhirnya ya kami batasi, hanya beroperasi saat Sabtu-Minggu saja. Misalnya KA Bima dan Turangga. Jadwalnya hanya Sabtu-Minggu," Jelas Eko.
Disinggung terkait okupansi penumpang perharinya, Eko mengungkapkan sejauh ini PT KAI masih berlakukan pembatasan penumpang hingga 70 persen dari total kapasitas.
Normalnya, untuk sepuluh gerbong KA dapat diisi hingga 500 penumpang.
"Memang beberapa perjalanan mulai ada yang penuh hingga 70 persen dari total kapasitas penumpang pada hari sebelum Covid-19. Harapannya akan terus meningkat," tutupnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/manajer-humas-pt-kai-daop-6-yogyakarta-eko-budiyanto-9.jpg)