Idul Adha 2020

4 Rekomendasi Bahan Pembungkus Daging Kurban yang Ramah Lingkungan

Selain protokol-protokol terkait keamanan terhadap kemungkinan penularan Virus Corona, pengolahan dan pengemasan dari daging kurban harus diperhatikan

Editor: Rina Eviana
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Idul Adha 2020 akan jatuh 31 Juli 2020. Saat Idul Adha, umat muslim akan melaksanakan ibadah kurban.

Setelah disembelih, daging kurban akan dibagikan. Di tengah pandemi Virus Corona yang masih berlangsung, ada sejumlah protokol yang harus diikuti, terutama dalam penyembelihan hewan kurban.

Selain protokol-protokol terkait keamanan terhadap kemungkinan penularan Virus Corona, pengolahan dan pengemasan dari daging kurban harus selalu diperhatikan.

Idul Adha
Idul Adha (dok.Tribunnews)

Sejak tahun lalu, sejumlah daerah telah mulai menyoroti masalah pengemasan daging kurban.

Misalnya, di DKI Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerukan agar seluruh panitia kurban tidak lagi menggunakan plastik sekali pakai sebagai wadah daging kurban.

Menurut catatan, DKI Jakarta memproduksi 7.000 ton sampah setiap harinya. Sekitar 1.900-2.000 ton di antaranya merupakan sampah plastik. 

Inovasi pengemasan tersebut juga dilakukan di Jawa Tengah. Sejumlah rumah pemotongan hewan (RPH) sebagai tempat penyembelihan hewan kurban telah menyiapkan kemasan besek.

Manager Kampanye Perkotaan dan Energi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Dwi Sawung menyebutkan, inovasi pengemasan daging kurban yang ramah lingkungan memang penting dilakukan.

"Iya (penting)," kata Dwi saat dihubungi Kompas.com, Senin (27/6/2020) siang. Menurut dia, ada sejumlah bahan ramah lingkungan yang dapat digunakan untuk kemasan daging kurban.

"Kalau daging kambing atau domba, lebih bagus pakai daun pepaya. Sekarang juga banyak yang pakai besek, yang menjual juga banyak (besek) untuk kurban," kata Dwi.

Bacaan Doa, Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah yang Dilaksanakan Mulai Besok Rabu 29 Juli 2020

Dwi mengatakan bahwa pertimbangan memilih bahan seperti daun pepaya didasarkan pada kemampuannya untuk dapat menghilangkan aroma daging domba.

Proses Pembungkusan Daging Kurban di Jakarta Islamic Center menggunakan besek bambu dan Keranjang Tape
Proses Pembungkusan Daging Kurban di Jakarta Islamic Center menggunakan besek bambu dan Keranjang Tape (JIMMY RAMADHAN AZHARI)

"Secara tradisional, daun pepaya menghilangkan aroma/bau prengus dari daging domba," kata Dwi. Dwi menilai banyaknya bahan-bahan ramah lingkungan yang dapat digunakan sebagai wadah daging kurban. "Asal tidak menggunakan plastik dan bisa terurai," ujar dia.

Panduan dan Tata Cara Salat Idul Adha di Rumah, Berjamaah Maupun Sendiri

Melansir Kompas.com, 2 Agustus 2019, berikut adalah sejumlah alternatif sebagai wadah daging kurban yang dapat digunakan selain kantung plastik sekali pakai:

1. Besek Bambu

Besek bambu dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi jumlah sampah plastik. Wadah ini dapat digunakan berulang kali.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved