Breaking News:

Foto Terdekat Pertama Matahari Dirilis NASA dan ESA dari Solar Orbiter

Solar Orbiter menyelesaikan lintasan dekat pertama bintang itu pada Juni mengorbit 77 juta kilometer jauhnya, sekitar setengah jalan kita dan matahari

NASA
NASA dan Badan Antariksa Eropa telah merilis foto pertama yang menakjubkan yang diambil oleh Solar Orbiter, termasuk gambar terdekat yang pernah diambil dari bintang terdekat. 

TRIBUNJOGJA.COM - NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA) telah merilis foto pertama yang menakjubkan yang diambil Solar Orbiter, termasuk gambar terdekat yang pernah diambil dari bintang terdekat.

Diluncurkan pada 9 Februari, Solar Orbiter adalah proyek bersama oleh NASA dan Badan Antariksa Eropa.

Mengangkut enam teleskop dan empat instrumen lainnya untuk memantau lingkungan di sekitarnya, misi pesawat ruang angkasa adalah mempelajari Matahari, mengambil pengukuran untuk membantu para ilmuwan memahaminya.

Solar Orbiter menyelesaikan lintasan dekat pertama bintang itu pada Juni, mengorbit 77 juta kilometer jauhnya, sekitar setengah jalan antara kita dan Matahari.

Foto-foto yang telah dikirim kembali menjadi pertanda baik bagi masa depan misi.

"Kami tidak benar-benar memperkirakan hasil luar biasa seperti itu sejak awal," kata Daniel Müller, ilmuwan proyek Solar Orbiter ESA dikutip Mashable.

NASA dan Badan Antariksa Eropa telah merilis foto pertama yang menakjubkan yang diambil oleh Solar Orbiter, termasuk gambar terdekat yang pernah diambil dari bintang terdekat.
NASA dan Badan Antariksa Eropa telah merilis foto pertama yang menakjubkan yang diambil oleh Solar Orbiter, termasuk gambar terdekat yang pernah diambil dari bintang terdekat. (NASA)

"Kita juga dapat melihat bagaimana 10 instrumen ilmiah kita saling melengkapi, memberikan gambaran holistik tentang Matahari dan lingkungan sekitarnya."

"Gambar-gambar luar biasa ini akan membantu para ilmuwan mengumpulkan lapisan atmosfer Matahari, yang penting untuk memahami bagaimana ia menggerakkan cuaca luar angkasa di dekat Bumi dan seluruh tata surya," kata Holly Gilbert, ilmuwan proyek NASA untuk misi tersebut.

Dari catatan khusus adalah "api unggun" yang ditangkap dalam gambar yang baru dirilis ini.

Ini, secara fungsional, suar matahari kecil, tetapi berukuran setidaknya satu juta kali lebih kecil, meskipun para ilmuwan belum tahu apakah mereka didorong oleh mekanisme yang sama.

Halaman
12
Penulis: Joko Widiyarso
Editor: Joko Widiyarso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved