Lagi, Pesepeda Ambruk Tak Sadarkan Diri Lalu Meninggal di Jalan

Pesepeda itu meninggal dunia di Jalan Komjen M Jasin atau lebih dikenal sebagai Jalan Raya Kelapa Dua.

Tayang:
Editor: Rina Eviana
dok.istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Lagi-lagi, seorang pesepeda meninggal dunia. Pesepeda tersebut tiba-tiba ambruk tak sadarkan diri lalu meninggal.

Hadi M Djuraid meninggal dunia di Cimanggis, Depok, Jawa Barat ketika tengah bersepeda pada Jumat (17/7/2020) siang tadi.

Pesepeda itu meninggal dunia di Jalan Komjen M Jasin atau lebih dikenal sebagai Jalan Raya Kelapa Dua.

Warga berolahraga saat hari bebas berkendara atau car free day (CFD) di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memisahkan jalur untuk pesepeda, olahraga lari, dan jalan kaki saat CFD pertama pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.
Warga berolahraga saat hari bebas berkendara atau car free day (CFD) di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memisahkan jalur untuk pesepeda, olahraga lari, dan jalan kaki saat CFD pertama pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

Korban sedang bersepeda ketika itu mendadak ambruk dan tak sadarkan diri di lokasi kejadian, dekat arena olahraga Golden Stick, Cimanggis, Jumat (17/6/2020).

Kanit Reskrim Polsek Cimanggis, AKP Harun menyebutkan bahwa berdasarkan keterangan beberapa saksi, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 11.00 WIB.

Korban saat itu sedang bersepeda ke arah Mako Brimob Kelapa Dua dari arah Universitas Indonesia.

"Sudah diperiksa oleh dokter tadi, korban diduga terkena serangan jantung," kata Harun kepada wartawan pada Jumat siang. Harun menyebutkan, kepolisian telah menghubungi keluarga korban.

Jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara/Brimob Kelapa Dua yang tak jauh dari lokasi kejadian. "Tadi sudah kami hubungi keluarga dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara," ungkap dia.

Staf Jonan

Ilustrasi
Ilustrasi (Shutterstock)

 
Hadi M Djuraid (sebelumnya disebut dengan inisial HM) diketahui pernah menjadi staf eks Menteri ESDM, Ignasius Jonan.

"Iya (sempat berkarier di ESDM di bawah kepemimpinan Ignasius Jonan) tapi saya tak ingat detailnya," ujar Humas Kementerian ESDM, Agung Pribadi kepada Kompas.com via telepon, Jumat siang.

Dalam Kurun Waktu 3 Bulan Terakhir Ada 29 Kecelakaan yang Libatkan Pesepeda di Bantul, 5 Orang Tewas

Mengutip laman resmi Kementerian ESDM, pria 50 tahun itu masih menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Keterbukaan Informasi Kementerian ESDM pada tahun lalu.

Mengutip laman resmi Kementerian Perhubungan, pada tahun 2014, mendiang juga ditunjuk sebagai Staf Khusus Bidang Keterbukaan Informasi Publik Menteri Perhubungan RI yang kala itu dijabat Jonan. Di sisi lain, mendiang juga masih menjabat sebagai komisaris di Pertagas, anak usaha PT Pertamina (persero) sebelum meninggal dunia siang tadi.

Hadi juga merupakan seseorang yang lama berkarier di dunia pers.

Mengutip laman resmi Kementerian Perhubungan, mendiang sempat berkarier di Metro TV, Jawa Pos Group, dan Harian Umum Republika.

Humas Pertagas, Zainal Abidin menyebutkan bahwa jenazah Hadi disemayamkan di rumah duka Griya Asri di Jalan Asoka, Tugu, Cimanggis, Depok siang ini.(Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved