Truk Bermuatan Berlebih Bikin Jalur Evakuasi Merapi di Sleman Selalu Rusak Meski Sering Diperbaiki

Rusaknya jalur evakuasi Gunung Merapi tersebut dikarenakan sering dilalui oleh truk penambang pasir.

Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Santo Ari
Kondisi jalan di jalur evakuasi Watuadek-Plosorejo, Cangkringan yang rusak karena sering dilalui truk bermuatan lebih 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Masyarakat mengeluhkan rusaknya jalur evakuasi yang berada di desa-desa yang berada di kaki Gunung Merapi.

Rusaknya jalur evakuasi tersebut dikarenakan sering dilalui oleh truk penambang pasir.

Sebelumnya, Bupati Sleman, Sri Purnomo, mengatakan bahwa rencana perbaikan jalur evakuasi itu memang ada, namun saat ini pihaknya baru akan memetakan ruas jalan mana yang rusak.

"Harus dipetakan kalau diperbaiki akan kuat berapa lama, efisien atau tidak. Jangan sampai kita perbaiki sekarang tapi besok sudah rusak," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Achmad Subhan, saat dikonfirmasi pada Kamis (16/7/2020), mengungkapkan bahwa pihaknya sering menambal jalan yang rusak.

Namun setelah diperbaiki, jalan tersebut dilewati truk-truk dengan tonase yang overload.

Akibatnya jalan yang sudah diperbaiki pun rusak kembali.

Maka dari itu, ke depan pihaknya akan mengubah strategi.

Dari pada menambal jalan yang rusak, lebih baik dilakukan peningkatan jalan dengan rigid beton.

"Kalau cuma ditambal sudah sering. Untuk bisa mengatasi semua, perlu dilaksanakan peningkatan jalan pakai rigid beton, itukan ada tulangannya, insyaallah bisa awet," ujarnya.

Saat ini pihaknya sedang mengupayakan anggaran sebesar Rp 12 miliar untuk rigid beton.

Dengan perhitungan, setiap satu kilometer membutuhkan anggaran sekitar Rp 6 miliar.

Langkah itu sudah pernah dilakukan di jalan menuju arah wisata Tebing Breksi.

Dan setelah dilakukan rigid beton, ia menyatakan sampai saat ini tidak ada warga yang komplain karena rusaknya jalan.

Namun demikian, ia menilai untuk mengatasi rusaknya jalan di jalur evakuasi tersebut, perlu ada koordinasi lintas sektoral.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved