Bupati Kulon Progo Kukuhkan Dewan Kebudayaan Kabupaten Kulonprogo Masa Bakti 2020-2025

Bupati Kulonprogo, Sutedjo, menyebut jika kebudayaan merupakan jati diri bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan

Penulis: Irvan Riyadi | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Irvan Riyadi
Bupati Kulonprogo kukuhkan Dewan Kebudayaan Kabupaten Kulonprogo Masa Bakti 2020-2025 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Irvan Riyadi

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Bupati Kulonprogo, Sutedjo, secara resmi mengukuhkan kepengurusan Dewan Kebudayaan Kabupaten Kulonprogo, masa bakti 2020-2025, di Taman Budaya Kulonprogo, Jumat (10/7/2020).

Dewan Kebudayaan Kulonprogo salah satu perannya adalah menjadi mitra pemerintah daerah, yang akan memberi pertimbangan kepada Bupati terkait hal-hal yang menyangkut kebudayaan, serta memberi masukan kepada Dinas Kebudayaan Kulonprogo, terkait hal-hal yang menyangkut penanganan kebudayaan di Kulonprogo. 

Di samping itu, Dewan Kebudayaan Kulonprogo juga diamanati untuk melakukan kajian-kajian terhadap unsur kebudayaan yang berkembang di masyarakat.

Bupati Kulonprogo, Sutedjo, menyebut jika kebudayaan merupakan jati diri bangsa.

"Kebudayaan itu adalah jati diri kita, jati diri bangsa. Dan menjadi salah satu basis dalam pembangunan," tutur Bupati, Sutedjo, Jumat (10/7/2020) malam.

Sementara Ketua Umum Dewan Kebudayaan yang telah dikukuhkan, Sudarto, memaparkan langkah-langkah apa saja yang telah direncanakan oleh Dewan Kebudayaan.

Ia menyebut jika pihaknya akan segera melakukan pengkajian mendalam terhadap kebudayaan, untuk kemudian dituangkan dalam bentuk transkrip budaya tertulis.

Termasuk melakukan kajian mendalam melalui aspek antropologi.

"Karena budaya itu kan tentang masa lalu, sekarang, dan yang akan datang. Sehingga perlu ada dokumennya," terang Sudarto kepada tribunjogja.com.

Dalam hal yang berkaitan dengan pembangunan, Sudarto juga menyampaikan jika pihaknya memberi pertimbangan, agar tetap memperhatikan aspek budaya, adat istiadat yang ada di masyarakat.

"Kita juga memberi masukan, agar budaya, baik itu seni maupan adat istiadat yang ada di wilayah tetap bisa dikembangkan dan dilestarikan, jangan sampai tergerus. Kita sudah sampaikan itu," terang Sudarto.

Dalam pengukuhan yang diselenggarakan di gedung Amphiteater, Taman Budaya Kulonprogo, juga turut hadir Wakil Bupati Kulon Progo, Fajar Gegana, serta Ketua DPRD Kulon Progo, Akhid Nuryati. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved