Breaking News:

Wabah Virus Corona

UPDATE Virus Corona 9 Juli, Kasus Baru COVID-19 di Jawa Barat Terbanyak, Akibat Kluster Secapa AD

Jawa Barat menjadi provinsi dengan penambahan kasus COVID-19 tertinggi dalam 24 jam terakhir.

Shutterstock via kompas.com
Ilustrasi virus corona yang merebak di Indonesia. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Dari data update pemerintah,dalam 24 jam terakhir hingga Rabu (8/7/2020) pukul 12.00 WIB ada penambahan 1.863 kasus baru Virus Corona (COVID-19) dalam 24 jam.

Penambahan itu menyebabkan kini ada 68.079 kasus COVID-19 di Indonesia, terhitung sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020.

Jawa Barat menjadi provinsi dengan penambahan kasus COVID-19 tertinggi dalam 24 jam terakhir.

Petugas medis mengambil sampel darah pedagang pasar di Pasar Bantul, Bantul, Rabu (24/6/2020). Pemkab Bantul mengadakan rapid test virus Corona terhadap 451 pedagang pasar dan anggota Bawaslu yang dilakukan selama dua hari untuk memantau dan mencegah penyebaran virus Covid-1
Petugas medis mengambil sampel darah pedagang pasar di Pasar Bantul, Bantul, Rabu (24/6/2020). Pemkab Bantul mengadakan rapid test virus Corona terhadap 451 pedagang pasar dan anggota Bawaslu yang dilakukan selama dua hari untuk memantau dan mencegah penyebaran virus Covid-1 (Tribunjogja/Hasan Sakri)

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyebut, ada penambahan 962 kasus baru di Jawa Barat.

"Kita mendapat tambahan yang cukup banyak dari provinsi Jawa Barat sebanyak 962 kasus," kata Yurianto dalam dalam konferensi persnya di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (9/7/2020) sore.

REKOR Penambahan Covid-19 di Indonesia 9 Juli 2020: Bertambah 2.657, Kasus Positif Kini Jadi 70.736

Jumlah kasus COVID-19 ini melonjak dari sehari sebelumnya yang hanya 96 kasus baru. Menurut Yurianto, lonjakan ini terjadi karena terdapat cluster baru di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat ( Secapa AD).

Menurut Yurianto, penyelidikan epidemiologi terkait cluster ini sudah selesai dilakukan sejak 29 Juni .

"Kita dapatkan keseluruhan yang positif dari cluster ini sebanyak 1.262 orang. Ini terdiri dari peserta didik dan beberapa tenaga pelatih di sana," kata Yurianto.

Yurianto memastikan, saat ini sudah dilakukan karantina wilayah di Kompleks Secapa AD.

Hal itu untuk mencegah penyebaran virus keluar.

Halaman
123
Editor: Rina Eviana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved