Update Corona di DI Yogyakarta

BREAKING NEWS : Update Covid-19 Bantul 30 Juni 2020, Pasien Positif Bertambah Enam

Bertambahnya enam pasien baru, maka total jumlah keseluruhan pasien terinfeksi virus SARS-CoV-2 di Kabupaten Bantul tercatat ada 77 pasien.

istimewa
Berita Update Corona di DI Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Setelah empat hari sebelumnya Kabupaten Bantul mencatatkan zero kasus untuk coronavirus disease atau covid-19, kini penambahan kasus baru melonjak cukup signifikan. 

Terdapat penambahan enam pasien positif, pada Selasa (30/6/2020).

Antara lain, laki-laki (37), perempuan (68), bayi laki-laki (15 bulan), perempuan (39) dan, laki-laki (5).

Kelimanya merupakan satu keluarga, asal dari kecamatan Banguntapan. 

BREAKING NEWS : Update Covid-19 DIY 30 Juni 2020, Satu Keluarga Dinyatakan Positif

"Riwayat transmisi lokal dari kasus nomor 70," kata Juru Bicara Percepatan Penanggulangan Penularan Infeksi COVID-19 Bantul, dr Sri Wahyu Joko Santoso atau biasa disapa Oki, Selasa (30/6/2020).

Sementara, untuk penambahan satu pasien lain, adalah seorang laki-laki (58), warga kecamatan Srandakan.

Riwayat penularan hingga saat ini masih dalam pelacakan.

Selain terdapat penambahan enam pasien baru, dikatakan Oki, di Bantul ada satu pasien sembuh yaitu laki-laki, 43 tahun. 

"Riwayat perjalanan dan dirawat di RSLKC Bambanglipuro," ujar dia. 

Bertambahnya enam pasien baru, maka total jumlah keseluruhan pasien terinfeksi virus SARS-CoV-2 di Kabupaten Bantul tercatat ada 77 pasien.

Nakes Penanganan Covid-19 di Bantul Belum Menerima Insentif dari Pemerintah Pusat

Sebanyak 61 di antaranya sudah sembuh, 2 meninggal dunia. Sedangkan 14 lainnya, masih menjalani perawatan. 

Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Rahardjo mengatakan, kasus positif covid di Kabupaten Bantul masih terus bertambah.

Artinya, harus tetap meningkatkan kewaspadaan.

Beberapa hari yang lalu, kata dia, kasus covid di Bantul cenderung stabil namun dengan bertambahnya pasien baru, bahkan dengan jumlah cukup banyak akan menjadi bahan evaluasi. 

"Kita harus evaluasi lagi, kita harus mewaspadai (karena) masih ada kemungkinan terjadi transmisi lokal," kata Agus. Sebab itu, pihaknya meminta kepada masyarakat agar selalu waspada dan senantiasa mematuhi protokol kesehatan. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved