GM Production Indonesia dan Fortais Gelar NIkah Bareng Virtual Perdana di Indonesia

GM Production Indonesia dan Fortais Gelar NIkah Bareng Virtual Perdana di Indonesia

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Hari Susmayanti
Tribunjogja/Maruti Asmaul Husna
Nikah bareng virtual yang dilaksanakan oleh GM Production Indonesia dan Fortais di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo 

“Acara ini gratis full fasilitas dan disiarkan langsung lewat channel YouTube GM Production,” ujar Yurry.

Ia menambahkan, GM Production Indonesia dan FORTAIS Sewon Bantul pada kesempatan ini bersinergi dengan pemerintah sebagai bentuk penanggulangan wabah virus corona sekaligus membantu masyarakat yang tidak mampu agar dapat menikah.

Pihak-pihak yang ikut mendukung antara lain BKKBN, Dinas Pariwisata DIY, Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, serta beberapa pihak lain.

“Tujuan kami menjadikan DIY menjadi salah satu wedding destination nasional dan internasional karena menurut kami selaku pelaku industri kreatif, DIY memiliki banyak tempat bersejarah yang bisa digunakan sebagai tempat menikah,” jelasnya.

Dia melanjutkan, kolaborasi ini memiliki efek yang luar biasa bagi 14 sektor. Semisal, hotel, catering, perias pengantin, fashion, transportasi, wedding organizer, restoran, souvenir, multimedia, pekerja freelance, dan lain-lain. “Insyaallah ke-14 sektor tadi bisa hidup kembali dan DIY bisa bangkit kembali,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua FORTAIS Sewon Bantul, Ryan Budi Nuryanto mengungkapkan nikah bareng kali ini sangat istimewa.

Sebab biasanya nikah bareng dilakukan di satu tempat dengan beberapa pasangan, namun karena situasi yang masih harus menaati protokol pemerintah, nikah bareng ini dilaksanakan di beberapa tempat.

“Disatukan dengan teknologi virtual,” imbuhnya.

Baik Yurry maupun Ryan mengklaim nikah bareng virtual ini merupakan yang pertama di Indonesia bahkan juga di dunia.

Ryan menjelaskan, para pasangan yang terlibat sebelumnya melalui proses seleksi dari program Golek Garwo dan Nikah Bareng yang telah lama ia jalankan.

“Di dalam penjaringan ini kami buka ke umum. Siapa pun yang berniat, tapi bertepatan dengan momentum hari keluarga nasional (Harganas) hari ini. Alhamdulillah ada 10 pasang,” terangnya.

Ia berharap acara nikah bareng ini akan menjadi inspirasi dari DIY untuk Indonesia dan dunia.

“Dengan harapan nikah adalah ibadah yang indah. Jangan ditunda-tunda dan jangan lupa dengan tatanan baru yang harus kita terapkan,” tuturnya. (Tribunjogja/Maruti Asmaul Husna)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved