Liga Inggris

Taktik Jempolan Chelsea untuk Menarik Kai Havertz ke London

Chelsea ingin merekrut Kai Havertz dari Bayer Leverkusen ketika jendela transfer dibuka kembali di akhir musim.

Tayang:
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
liverpoolecho
Gelandang Bayern Leverkusen Kai Havertz 

TRIBUNJOGJA.COM - Chelsea ingin merekrut Kai Havertz dari Bayer Leverkusen ketika jendela transfer dibuka kembali di akhir musim.

Chelsea telah bergerak cepat jelang musim panas ini, setelah Frank Lampard meresmikan pembelian Hakim Ziyech bulan lalu dan Timo Werner sesaat lagi.

Dan jika The Blues ingin mendaratkan Kai Havertz di akhir musim, maka mereka dapat memanfaatkan Werner sebagai umpan.

Chelsea tidak dapat mendatangkan siapa pun musim panas lalu, karena mendapatkan sanksi larangan transfer pada saat itu.

Tapi tim asuhan Frank Lampard telah merencanakan dalam bayang-bayang sejak saat itu dan sekarang telah membuat awal ciamik ke jendela transfer.

Diumumkan berbulan-bulan yang lalu bahwa Ziyech akan pindah ke Stamford Bridge dari Ajax, dengan pemain internasional Maroko itu gembira tentang petualangan baru di Liga Inggris.

Menurut Express, dalam minggu ini, Chelsea mengonfirmasi bahwa Werner akan menuju ke ibu kota Inggris juga.

Kai Havertz
Kai Havertz (via Sky Sports)

Sekarang, Havertz adalah superstar berikutnya yang Lampard incar untuk menyempurnakan tim.

Bintang Bayer Leverkusen ini telah tampil gemilang sejak pergantian tahun, dan menemukan kembali sihirnya setelah awal musim yang gagap.

Pada saat Tahun Baru bergulir, pemain berusia 20 tahun itu hanya mengoleksi tiga gol dan satu assist untuk namanya.

Tetapi sejak pergantian tahun dia sangat spektakuler, dengan terlibat langsung dalam 17 gol dari 14 pertandingan terakhirnya.

Kini Chelsea perlu menggunakan Werner sebagai umpan untuk mendaratkan rekan senegaranya. Striker bisa menjadi taktik yang sempurna.

Kembalikan kejayaan Jerman

Hanya enam tahun yang lalu, sepak bola Jerman berada di atas.

Mereka memenangkan Piala Dunia di Brasil, mengalahkan Argentina 1-0 di pertandingan terakhir lewat gol semata wayang Mario Gotze untuk menjadi juara dunia.

Tetapi, sejak saat itu, ia tidak dapat mencapai level yang sama. Sekarang, ini semua tentang era baru yang menjanjikan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved