Wabah Virus Corona
Hasil Penelitian Ungkap Orang Tanpa Gejala Jadi Ancaman Penyebaran Virus Corona
Rupanya pertambahan kasus COVID-19 ini sebagian besar didominasi oleh pasien yang tidak mengalami sakit apapun atau Orang Tanpa Gejala ( OTG).
TRIBUNJOGJA.COM - Hingga hari ini Jumat (19/6/2020), data update virus corona di Indonesia menunjukkan masih ada penambahan kasus COVID-19.
Berdasarkan data terkini yang disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, kasus terkonfirmasi positif Virus Corona hari ini mengalami penambahan sebanyak 1.041 pasien.
Dengan demikian, hingga Jumat (19/6/2020) sore ini, jumlah kasus terkonfirmasi positif Virus Corona telah mencapai angka 43.803 orang.
Kurva penularan Virus Corona di Indonesia sepertinya belum menunjukkan tanda-tanda melandai.
Kasus baru yang ditemui setiap hari berdasarkan laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pun masih memperlihatkan kenaikan yang cukup signifikan.
Rupanya pertambahan kasus COVID-19 ini sebagian besar didominasi oleh pasien yang tidak mengalami sakit apapun atau Orang Tanpa Gejala ( OTG).
"Sebagian besar kasus yang kita temukan dan kemudian positif pada kontak tracing adalah kasus yang tanpa gejala, atau dengan gejala yang minimal yang dipersepsikan, bahwa yang bersangkutan tidak mengalami sakit apa pun," ungkap Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, melansir dari laman resmi BNPB, Kamis (11/6/2020).
Hal ini tentu menjadi perhatian khusus, sebab, jika mereka masih bersinggungan dengan orang lain, maka akan berpotensi menyebarkan Virus Corona baru ini lebih luas lagi.
Ini juga membuktikan jika OTG juga menjadi ancaman penyebaran Covid-19 yang tak boleh diremehkan.
Fakta tersebut senada dengan hasil analisis dari Scripps Research mengenai data publik infeksi tanpa gejala.
Dalam studinya, peneliti mengungkapkan jika individu tanpa gejala telah memainkan peran penting dalam penyebaran awal penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2 ini.
• Kabar Baik, Vaksin Virus Corona yang Dikembangkan Kalbe Farma Mulai Uji Klinis, Kerja Sama Korea
Bahkan, hasil analisis juga menunjukkan presentase OTG ini mencapai 45 persen dari semua kasus COVID-19.
Temuan yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine ini juga menggaris bawahi agar segera dilakukan pengujian ekstensif dan kontak tracing demi mengurangi penyebaran.
"Penyebaran virus secara 'diam-diam' ini membuat semuanya menjadi lebih sulit untuk dikendalikan," papar Eric Topol, pendiri dan direktur Scripps Research, seperti dikutip dari Science Daily, Senin (15/6/2020).
Untuk studi orang tanpa gejala COVID-19 tersebut, peneliti menggunakan data yang beragam dari seluruh dunia, termasuk data penghuni panti jompo, penumpang kapal pesiar, narapidana, serta berbagai kelompok lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-penularan-virus-corona-di-transportasi-umum.jpg)