Arca Kepala Kala di Tulungagung yang Sempat Hilang Kembali Ditemukan, Tertimbun Tanah

Arca Kepala Kala di Tulungagung yang Sempat Hilang Kembali Ditemukan, Tertimbun Tanah

Tayang:
Editor: Hari Susmayanti
surya.co.id/david yohannes
Kasi Pelestarian Sejarah Purbakala Disbudpar Tulungagung, Winarto mengukur dimensi kepala kala yang ditemukan. 

TRIBUNJOGJA.COM, TULUNGAGUNG - Arca dua kepala kala ditemukan di pekarangan warga di Desa Panggungrejo, Kecamatan, Kauman, Tulungagung.

Arca tersebut sebenarnya sudah pernah ditemukan pada sekitar tahun 1965 silam.

Namun seiring dengan pertumbuhan pemukiman di kawasan tersebut, arca kepala kala hilang hingga akhirnya ditemukan kemali.

Dua kepala bermuka raksasa ini diduga bagian dari candi era kerajaan Singasari, yang disebut dalam prasasti Mula Malurung.

Menurut salah satu pemilik rumah, Suprapdi (84), awalnya dua kala itu ada di tepi jalan.

Namun karena terjadi perkembangan permukiman, dua kepala kala itu dipindah ke pekarangan warga.

Salah satunya ada di pekarangan samping rumahnya.

“Karena sudah lama, jadi tertimbun tanah. Sudah ada di sini sejak 1965,” ujar Suprapdi yang masih energik ini.

Korwil Balai Pemeliharaan Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur wilayah Tulungagung, Hariyadi, menyebut penemuan ulang dua kepala kala.

Sebab sebelumnya benda ini sudah pernah ada, kemudian hilang karena pertumbuhan permukiman warga.

Hariyadi memastikan, dua kepala kala ini memang obyek cagar budaya.

“Sebelumnya di desa ini sudah ditemukan dua kepala kala, dan sekarang berada di museum Wajakensis,” tutur Hariyadi yang juga pengelola Museum Wajakensis Tulungagung ini.

Hariyadi mengaku sudah berkonsultasi dengan ahli sejarah terkait temuan ini.

Dua kepala kala ini diduga ada kaitannya dengan sebuah candi besar yang disebut dalam prasati Mula Malurung.

Di dalam prasasti era Singosari itu disebutkan, ada sebuah candi besar di kalangbrat, nama wilayah kauman era lama.

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved