Kiat Bugar ala Talaohu Abdul Musafri, Striker Haus Gol PSIM Yogyakarta
Kiat Bugar ala Talaohu Abdul Musafri, Striker Haus Gol PSIM Yogyakarta
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - Usia bagi pesepak bola bak tantangan yang tak bisa dilawan. Seiiring bertambahnya usia, performa di lapangan perlahan kian memudar.
Namun ini tak berlaku bagi Talaohu Abdul Musafri, penyerang gaek milik PSIM Yogyakarta.
Pesepak bola yang berposisi sebagai striker ini tetap produktif menginjak usia 38 tahun.
Bagaimana tidak, meski tak lagi muda, Musafri tetap jadi andalan di lini depan Laskar Mataram.
Satu gol telah ia lesakkan saat jumpa Sriwijaya FC pada laga perdana Liga 2 2020, Maret lalu.
Meski gol semata wayangnya gagal menyelamatkan timnya seusai dipaksa takluk 2-1 oleh tuan rumah.
Karier cemerlang yang ditorehkan Musafri tak lepas dari buah konsistensinya dalam berlatih.
• Kabar Duka, Eks Penjaga Gawang PSIM Yogyakarta Era 90-an Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kosnya
Sejumlah klub kenaaman Tanah Air di antaranya PSS, Persija Jakarta, Arema Indonesia, Barito Putera, Sriwijaya FC jadi pernah merasakan servisnya. Karier di level tim nasional pun pernah disandangnya.
"Sejak awal mengawali karier profesional tahun 2000-an, saya tahu sepak bola ini akan jadi profesi saya.
Jadi saya jaga ini (kebugaran tubuh) dengan baik, keseharian juga pola latihan saya," kata Musafri pada program 'Bincang Bola' bersama Tribun Jogja, Kamis (18/6/2020).
"Misal libur latihan, saya tambah porsi sendiri. Pemain profesional memang harus seperti itu. Apa yang jadi kekurangan saya, itu saya tambah di porsi latihan secara mandiri,"
"Sesekali saya ke tempat gym untuk melatih otot paha dan perut. Sepak bola ini kan full body contact," lanjutnya.
Selain latihan rutin, kiat bugar ala Musafri yakni disiplin menjalankan pola hidup sehat.
"Kalau pola makan, sampai saat ini saya lebih banyak konsumsi beras merah karena lebih banyak serat dibanding karbohidrat.
Saya juga kurangi makanan berminyak dan sambal, sesekali tidak apa karena lidah orang timur ya, tapi dibatasi," kata pesepak bola kelahiran Ternate ini. (Tribunjogja/Hanif Suryo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ta-musafri-psim-yogyakarta.jpg)