Yogyakarta

Fransisco Larene Caesaro dan M. Hanif Arikhoh, Desainer-Fotografer Bantu UKM Terdampak Covid-19

Mulia dan kreatif. Mungkin kedua kata itu paling cocok mewakili aksi dua pemuda yang masih berstatus mahasiswa ini.

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Ari Nugroho
Istimewa
Fransisco Kevin Larene Caesaro (kiri) dan M. Hanif Arikhoh (kanan), Desainer dan Fotografer yang Bantu Branding UKM Terdampak Covid-19 dengan Tarif Seikhlasnya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Sebuah poster hitam putih yang tersebar di media sosial mendapat banyak komentar positif dan pujian dari warganet.

“Kami mungkin tidak bisa membantu banyak. Namun kami ingin mengajak kerjasama teman-teman yang mempunyai usaha kecil dan menengah. Biar kami yang membranding. Foto dan design. Untuk harga seikhlasnya.”

Itulah sepenggal tulisan yang tercantum di poster berlabel “HK” itu. Hanif dan Kevin adalah dua orang di baliknya.

Mulia dan kreatif. Mungkin kedua kata itu paling cocok mewakili aksi dua pemuda yang masih berstatus mahasiswa ini.

Poster berisi bantuan jasa branding itu telah mereka sebarkan sejak pekan terakhir Ramadan.

UPDATE Peta Sebaran Covid-19 di Indonesia, Rincian Data Pasien Virus Corona Sembuh di 28 Provinsi

“Spontan saja. Awalnya kami melihat ada fenomena di antara teman-teman kami sendiri di masa pandemi ini, mereka tidak bisa bekerja seperti biasa. Yang biasa bikin event, jadi harus banting setir, mulai dari nol lagi. Banyak juga yang tiba-tiba di-PHK, jadi nggak punya pekerjaan,” ungkap Hanif.

Kevin menimpali, mereka berdua akhirnya berpikir untuk membantu. Namun, mulanya keduanya bingung bantuan apa yang bisa diberikan.

“Ada teman yang kena efek kehilangan pekerjaan. Lalu mereka ingin usaha berjualan, tapi sudah kehabisan cara memulai jualan dari mana, cara promosi lewat media sosial seperti apa,” ujar Kevin.

Kevin sudah terbiasa menjalani pekerjaan sampingan membuat desain grafis. Sementara, Hanif sering diminta menjadi fotografer lepas.

Keduanya pun berpikir untuk memberi bantuan dengan keterampilan yang mereka punya, yakni membuatkan branding untuk usaha kecil dan menengah (UKM) yang baru memulai dari nol atau terdampak Covid-19.

“Dari situ terpikir, oke, kami menyiapkan iklannya. Mereka tinggal memikirkan mau jual apa. Jadi nggak perlu berpikir tentang konten media sosial lagi,” tutur Hanif.

Selama sekitar tiga minggu sejak menyebarkan pengumuman, Hanif dan Kevin telah mendapat permintaan bantuan dari kurang lebih 17 UKM.  

Hanif bertugas membuat foto-foto yang pas untuk iklan produk. Sedangkan Kevin membuat desain grafisnya.

Ini Strategi Digital UMKM dalam Menghadapi The New Normal

“Saya pernah membuat foto-foto produk sayuran misalnya. Kevin pernah membuatkan desain untuk teaser sebuah single band,” ungkap Hanif.

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Seni Rupa UNY itu menjelaskan, sebelum menyetujui memberi bantuan, keduanya juga menanyakan profil UKM yang bersangkutan.

“Kami memprioritaskan untuk UKM yang baru mulai dari nol atau usahanya terhambat karena pandemi ini. Setelah selesai, mereka silakan membayar seikhlasnya,” urai Hanif.

Dari projek desain grafis yang biasa dikerjakan Kevin, ia minimal mendapat honor senilai Rp250 ribu.

Sementara, bagi Hanif, saat mengerjakan projek fotografi komersial minimal mendapat Rp400 ribu.

Dengan aksi sukarelawan yang mereka luncurkan ini, keduanya mengaku siap kehilangan nominal tersebut.

“Setidaknya, dari yang kami bantu bisa untuk menambah portofolio,” imbuh Hanif.

Keduanya pun merasakan hal baik lain dari aksi ini.

Semisal, kembali dapat menjalin silaturahmi dengan teman-teman lama.

Selain itu, menambah relasi dengan orang-orang baru.

“Passion kami di desain kreatif ini butuh jaringan yang luas. Secara tidak langsung saya juga mendapat pelajaran baru bahwa foto yang menarik untuk branding yang mengikuti pasar itu seperti apa. Sedikit menurunkan ego, untuk menghadapi bermacam-macam orang,” papar Hanif yang merupakan kelahiran Malang ini.

Orang-orang yang menghubungi mereka pun tidak sebatas wilayah DIY.

Melainkan, dari luar kota semisal Malang dan Klaten.

“Penginnya sampai se-Indonesia,” imbuh Kevin yang merupakan kelahiran Sleman ini.

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta ini mengatakan banyak pula orang yang menghubungi mereka untuk sekadar berkonsultasi.

“Membuat foto dan desain yang menarik itu seperti apa. Banyak yang tanya, misalnya mau bikin logo,” terangnya.

Produksi Wastafel Portabel, Peluang Usaha di Tengah Pandemi Covid-19

Dengan melihat perkembangan kasus Covid-19 yang diprediksi masih panjang, keduanya mengaku kemungkinan akan meneruskan projek sukarelawan ini hingga akhir tahun.

“Semoga teman-teman bisa bangkit lagi. Teman-teman yang butuh bantuan, kami masih welcome. Nggak usah sungkan kalau mau menghubungi,” pungkas Kevin.

Keduanya bisa dihubungi melalui akun media sosial masing-masing. Bagi masyarakat yang tertarik juga dapat melihat portofolio keduanya, Kevin di akun Instagram @kevincaesaro dan Hanif di @duamusim__. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved