Breaking News:

Buah Bibir

BUAH BIBIR - Arni Sumarwanti Mengisi Waktu dengan Berkebun dan Merajut

Hampir semua kegiatan rutin Arni Sumarwanti sebagai guru PAUD terhenti sejak wabah Covid-19 merebak.

istimewa
Arni Sumarwanti 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL – Hampir semua kegiatan rutin Arni, sapaan akrab dari Arni Sumarwanti, terhenti sejak wabah Covid-19 merebak.

Pasalnya, seluruh pekerjaan yang digelutinya selama ini berinteraksi langsung dengan anak-anak.

Semisal, menjadi guru di Kelompok Belajar (KB) Mutiara Hati, Gunungkidul, mengajar bimbingan belajar (bimbel) dan taman pendidikan Alquran (TPA).

BUAH BIBIR : Eka Ernawati Bercita-cita sebagai Guru Sejak Kecil

“Sejak Covid-19 tidak ada KBM (kegiatan belajar mengajar) PAUD, tidak ada bimbel, tidak ada TPA di masjid,” ujar perempuan kelahiran Gunungkidul, 14 September 1988 ini.

Oleh karena itu, Arni menjadi lebih banyak memiliki waktu untuk menjalani hobinya berkebun.

“Punya hobi berkebun tanaman perindang sejak 2007 dan sempat terhenti karena merantau,” ungkapnya.

“Sekarang dilanjut berkebun tanaman hias dan tanaman yang ada manfaatnya, seperti jahe, kunyit, sereh, dan jeruk lemon. Selama pandemi ini terlintas menanam sayuran dalam pot tapi itu baru rencana,” tutur wanita yang berdomisili di Plembutan, Playen, Gunungkidul ini.

Di samping itu, dia mengaku akhir-akhir ini memiliki kesenangan merajut dompet dan tas.

“Kalau tidak salah mulai 2018-an,” ungkapnya.

Update Covid-19 di Bantul 8 Juni 2020: Pasien Sembuh 1, Positif Tambah 1

Arni bercerita, satu tantangan terberat yang dirasakan Arni sebagai guru PAUD di tengah pandemi adalah bagaimana membiasakan anak didik di rumah seperti pembiasaan di PAUD atau lembaga.

Alumnus SMKN 1 Wonosari ini mengaku motivasinya menjadi guru PAUD adalah ingin menjadikan tunas bangsa yang berkarakter, berbudi pekerti luhur, baik dalam tutur kata dan ucapannya.

Ke depannya, Arni berharap PAUD lebih maju dan lebih diperhatikan pemerintah.

Selain itu, semakin banyak yang berpartisipasi dalam PAUD sehingga nantinya dapat menumbuhkan pembiasaan dan karakter anak-anak yang baik dan berkualitas.

“Tentunya dengan dukungan orang tua atau keluarga, masyarakat di sekitar, dan masyarakat pada umumnya,” pungkas perempuan asal Gunungkidul ini. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved