Driver Ojol Wanita di Surabaya Tewas jadi Korban Jambret

Seorang driver ojek wanita di Kota Surabaya tewas setelah menjadi korban penjambretan di kawasan Darmo Harapan

Editor: Hari Susmayanti
http://bangka.tribunnews.com
Ilustrasi penjambret saat berkendara. 

TRIBUNJOGJA.COM, SURABAYA - Seorang driver ojek wanita di Kota Surabaya tewas setelah menjadi korban penjambretan di kawasan Darmo Harapan, Surabaya pada Minggu (7/6/2020) malam.

Korban bernama Daru Ardya Wiyati ini sebenarnya sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis akibat luka-luka yang dideritanya.

Namun karena luka yang dialami cukup parah, Daru akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit.

Kematian Daru, ojek online inipun mendapatkan perhatian serius dari komunitas taksi online di Surabaya.

Driver Online (R4) yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Daring (HIPDA) Indonesia mendesak pihak kepolisian agar segera menemukan pelaku penjambretan Daru Ardya Wiyati.

Mereka juga mendesak agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatan yang dilakukannya sehingga menyebabkan kematian Daru.

"Tak dapat dipungkiri lagi bahwa saat tekanan ekonomi begitu kuat di tengah masyarakat maka akan menjadi salah satu faktor meningkatnya tingkat kejahatan," kata Sekjen DPP HIPDA, David Walalangi, Senin (8/6/2020).

Untuk itu, David meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku penjambretan tersebut agar tidak banyak pelaku lain yang dapat meniru tindakan tidak terpuji tersebut.

Ia juga mengimbau kepada semua Driver Online se Surabaya bahkan Jawa Timur pada umumnya agar lebih waspada.

"Untuk ojol (R2) sebaiknya berhati-hati jika waktu larut malam, apalagi jalanan terlihat sepi dan untuk taxi Online (R4) agar waspada jika larut malam menerima penumpang lebih dari 2 orang apalagi dalam keadaan mabuk," lanjut David.

David juga meminta agar komunikasi antar rekan driver ditingkatkan untuk mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Makanya driver Online rata-rata memiliki paguyuban dan organisasi ya, salah satu fungsinya adalah ini," ucap David.

"Nasib dan takdir orang memang tidak ada yang tahu.

Kita hanya bisa berdoa dan berusaha. Semoga kejadian ini tidak terulang lagi," pungkasnya.

BREAKING NEWS : Respon Pesepeda Padati Kota Yogya, Sri Sultan : Jangan Sampai Saya Close

Dirawat 3 Pekan, Balita Positif Virus Corona di Solo Dinyatakan Sembuh, Pulangnya Diantar Wali Kota

Pelaku Jambret di Yogya Dibekuk Polisi

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved