Bomber PSS Sleman Yevhen Bokhashvili Ceritakan Kegiatan Rutinnya Selama Pandemi Covid-19

Striker PSS, Yevhen Bokashvili menceritakan kegiatan rutinnya selama hampir 3 bulan berada di Sleman, sejak kompetisi disetop pertengahan Maret lalu

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
Instagram/Yevhen Bokhashvili
Yevhen Bokhashvili 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bomber haus gol PSS Sleman, Yevhen Bokhashvili, memutuskan untuk tetap bertahan di Sleman selama kompetisi disetop akibat merebaknya pandemi Covid-19.

Pemain asal Ukraina itu pun menceritakan kegiatan rutinnya selama hampir tiga bulan berada di Sleman, sejak kompetisi disetop pertengahan Maret lalu.

Menurut pemain berusia 27 tahun itu, kegiatan rutin yang ia lakukan setiap hari selama kompetisi disetop yakni berlatih di pusat kebugaran.

Hal itu, sesuai dengan anjuran tim pelatih PSS Sleman untuk mewajibkan para pemain untuk tetap berlatih selama kompetisi disetop.

Striker PSS Sleman Yevhen Bokhashvili Ungkap Alasannya Tak Mudik Selama Kompetisi Disetop

Ini Dua Tim yang Sering Dibobol Striker PSS Sleman Yevhen Bokhashvili

Yevhen berlatih tidak sendiri karena juga ditemani oleh legiun asing PSS Sleman lainnya, Guilherme Felipe de Castro (Batata).

"Kegiatan rutin saya, berlatih setiap hari bersama Batata di pusat kebugaran Rich Hotel . Ini untuk menjaga fisik agar tetap fit," ujar Yevhen pada Tribunjogja.com.

Pemain bernomor punggung 10 di skuad kebanggaan bumi Sembada itu, juga mengatakan jika dirinya tidak banyak melakukan kegiatan di luar hotel.

Penyerang PSS, Yevhen Bokhashvili, saat akan melakukan eksekusi penalti pada laga lawan PSM Makassar di Stadion Mattoangin, Minggu (1/3/2020).
Penyerang PSS, Yevhen Bokhashvili, saat akan melakukan eksekusi penalti pada laga lawan PSM Makassar di Stadion Mattoangin, Minggu (1/3/2020). (Media Official PSS)

Hal itu karena mematuhi aturan pemerintah untuk melaksanakan physical distancing.

Namun ia juga tidak menampik, jika sesekali dirinya juga sempatkan bermain bola dengan legiun asing PSS Sleman lainnya, Zah Rahan Krangar di daerah Bantul.

Zah Rahan Krangar diketahui juga memutuskan untuk tetap bertahan di Sleman dan tidak pulang kampung ke Liberia selama pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

"Selain di hotel, saya sesekali juga bermain sepak bola dengan Zah di Bantul," tambah pengoleksi 16 gol bagi PSS Sleman di musim 2019.

Persiapan Piala Dunia U-20 2021, PSSI Intens Berkomunikasi dengan FIFA

Reaksi Suporter PSS Sleman terkait Wacana Kompetisi Liga 1 Dilajutkan Tanpa Penonton

Sekadar informasi, di tiga laga awal Liga 1 2020, Yevhen Bokhashvili selalu diturunkan sejak menit pertama.

Ia pun juga telah membuka keran golnya kala membobol gawang PSM Makassar di pekan perdana Liga 1 2020. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved