Downing Street Bantah Klaim Mantan Kepala Dinas Rahasia Inggris Terkait Asal Virus Corona
Downing Street Bantah Klaim Mantan Kepala Dinas Rahasia Inggris Terkait Asal Virus Corona
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, LONDON – Kantor Perdana Menteri Inggris menolak klaim Sir Richard Dearlove, mantan Kepala Intelijen Inggris MI6, yang menyebut virus corona lolos dari laboratorium di Wuhan, China.
Juru bicara Perdana Menteri Boris Johnson mengecam pengakuan fantastis Dearlove.
"Kami tidak melihat bukti virus itu buatan manusia," tulis Downing Street lewat siaran persnya dikutip Sputniknews.com, Jumat (5/6/2020).
Pengakuan Dearlove dipublikasikan dua media Inggris, The Sun dan The Telegraph.
Sir Richard Dearlove menyatakan, coronavirus itu buatan manusia sebelum tidak sengaja bocor karena cacat keamanan hayati.
Sesudah itu virus memicu pandemi global.
China sudah berulang kali membantah tuduhan-tuduhan sejumlah pihak, termasuk Gedung Putih tentang asal mula virus corona.
WHO juga telah menjelaskan hal senada.
Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock juga mengomentari pernyataan Sir Dearlove.
• UPDATE Terkini 5 Juni Jumlah Kasus Virus Corona Bertambah 703, Total Pasien COVID-19 Jadi 29.521
• Peneliti Sebut Virus Corona Dapat Mempengaruhi Kesuburan Pria
Ia menegaskan, tidak ada bukti untuk mendukung teori virus corona berasal dari bocoran laboratorium.
Sir Richard Dearlove, yang memimpin MI6 dari 1999 hingga 2004, sebelumnya mengklaim dalam podcast The Telegraph's Planet Normal.
Ia merujuk laporan ilmiah peer-review yang diterbitkan tim peneliti Norwegia-Inggris menunjukkan pandemi corona dipicu virus pernapasan baru yang lolos dari laboratorium virlogi di Tiongkok.
Menurut Dearlove, penelitian itu mengatakan petunjuk telah ditemukan dalam urutan genetik virus yang tampaknya menyarankan unsur-unsur utamanya adalah buatan manusia.
"Saya pikir ini dimulai sebagai kecelakaan ... Itu menimbulkan masalah, jika China pernah mengakui tanggung jawab, apakah itu menanggung biaya perbaikannya?” katanya.
“Saya pikir itu akan membuat setiap negara di dunia memikirkan kembali bagaimana ia memperlakukan hubungannya dengan China dan bagaimana masyarakat internasional berperilaku terhadap kepemimpinan China," kata Dearlove .
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/mantan-kepala-mi6-sir-richard-dearlove.jpg)