Jawa

Pemkot Magelang Godok 'New Normal' Kegiatan Keagamaan di Tempat Ibadah

Kegiatan keagamaan di tempat ibadah akan dilonggarkan, tetapi tetap dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Warga melaksanakan ibadah di Masjid Agung Kauman, Kota Magelang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kota Magelang tengah menggodok konsep kenormalan baru atau 'New Normal' untuk pelaksanaan kegiatan keagamaan di tempat ibadah di Kota Magelang.

Pada dasarnya, kegiatan keagamaan di tempat ibadah akan dilonggarkan, tetapi tetap dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang Joko Budiyono, menuturkan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menyusun konsep new normal kegiatan keagamaan ini.

Merujuk kepada  Surat Edaran (SE) nomor 15/2020 Menteri Agama, kelonggaran diberikan untuk kegiatan keagamaan di rumah-rumah ibadah dan semua agama.

3 Pasien Positif Covid-19 dari Kota Magelang Dinyatakan Sembuh

Begitu pula untuk kegiatan umat Islam yang tertuang dalam Maklumat MUI dan Dewan Masjid Indonesia (DMI).  

"Saat ini sudah ada kelonggaran, hanya memang kelonggaran tidak serta merta diberikan, karena ada syarat yang harus dipenuhi," kata Joko, Rabu (3/6/2020).

Pelaksanaan kegiatan keagamaan di rumah ibadah mesti memiliki tolak ukur sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat.

Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Magelang.

Sementara itu, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebutkan angka reproduksi (Ro) atau tingkat penularan Covid-19 di Kota Magelang masih tinggi di atas angka 1.

Halaman
12
Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved