Kota Yogyakarta
100 Pedagang Pasar Jalani Rapid Tes di Kota Yogyakarta Hari Ini
Pemerintah Kota Yogyakarta telah melalukan rapid tes acak kepada pedagang pasar tradisional di Kota Yogyakarta.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota Yogyakarta telah melalukan rapid tes acak kepada pedagang pasar tradisional di Kota Yogyakarta.
Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan ada 100 pedagang yang sudah menjalani rapid tes. Rapid tes tersebut telah dilakukan di beberapa pasar, seperti Beringharjo, Kranggan, Pakualaman, dan lain-lain.
"Sudah dijalankan (rapid tes pedagang pasar tradisional). Upaya ini kita lakukan untuk memetakan apakah masih ada sebaran yang tidak terdeteksi," katanya kepada wartawan, Rabu (03/06/2020).
• Sebanyak 741 Siswa di Kota Yogya Daftar PPDB Lewat Zonasi Mutu
Menurut dia aktivitas pasar satu setengah bulan ini cukup padat, ditambah lagi pedagang dan pembeli di pasar tradisional tidak hanya berasal dari Kota Yogyakarta saja.
"Pedagang dan pembeli kan dari mana-mana, kita lihat Sleman masih ada kasus, Bantul, Gunungkidul juga, makanya kita ingin lihat apakah ada pengaruhnya di pasar juga. Syukur-syukur tidak ada,"sambungnya.
Heroe melanjutkan, Pemkot Yogyakarta harus serius dalam melaksanakan rapid tes acak di tempat publik,termasuk dalam melakukan tracing.
Sebab hasil rapid tes acak akan menentukan sebaran COVID-19 di luar klaster yang sudah ada.
Selain pasar tradisional, Pemkot Yogyakarta juga akan melakukan rapid tes acak di sejumlah mall,cafe, dan restoran di Kota Yogyakarta.
"Kami sudah menghubungi mall, cafe, dan restoran, beberapa sudah bersedia (rapid tes acak). Tinggal kita tentukan saja kapan, nanti rapid tes dari pemkot. Kalau nanti ada kasus, tentu kita harus serius, tracing domisili pedagang, termasuk pembeli," lanjutnya.
• Siapkan 250 Rapid Tes, Pemkot Yogya Siap Rapid Test Acak di Pasar Tradisional Pekan Ini
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono mengungkapkan rapid tes pedagang pasar hampir seluruhnya dilaksanakan di puskesmas, hanya Pasar Beringharjo saja yang dilaksanakan di pasar.
"Kemarin sempat ada kekhawatiran pedagang tidak mau rapid tes, tetapi kita sosialisasikan terus, dan hari ini diluar dugaan, pedagang justru sangat antusias, tidak ada yang menolak,"ungkapnya.
"Hampir semuanya dilaksanakan di puskesmas, kecuali Beringharjo. Kita sudah punya daftar pedagangnya, dan kita beri surat resmi. Rapid tes dilakukan di puskemas terdekat, karena beberapa pasar sampelnya tidak banyak. Kalau Beringharjo sampelnya 89 pedagang, kita libatkan empat puskemas untuk rapid tes di pasar," tambahnya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ketua-gugus-tugas-penanganan-covid-19-kota-yogyakarta.jpg)