Kota Yogyakarta

Dalduk KB Kota Yogya Bagikan Alat Kontrasepsi Langsung ke Rumah Peserta KB

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) Kota Yogyakarta memastikan pemenuhan alat kontrasepsi tidak putus di tengah pandemi COV

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB) Kota Yogyakarta memastikan pemenuhan alat kontrasepsi tidak putus di tengah pandemi COVID-19.

Kepala Dinas Dalduk KB Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Ariyani mengatakan pihaknya perlu berinovasi agar pelayanan KB tetap berjalan lancar, salah satunya dengan pelayanan jemput bola.

Dalam pelayanan jemput bola tersebut, petugas akan datang langsung ke rumah para akseptor atau peserta KB.

Dengan demikian, peserta KB tetap bisa mendapat alat kontrasepsi.

Ada Data Salah Sasaran, Ratusan Keluarga di Bantul Tak Layak Terima Bantuan Top Up

"Selama pandemi COVID-19, kami membagikan langsung (alat kontrasepsi) kepada peserta KB di Kota Yogyakarta. Tetapi alat kontraspsi yang kami berikan hanya pil KB dan kondom,"katanya, Senin (01/06/2020).

Ia melanjutkan sebelum membagikan alat kontrasepsi, pihaknya melakukan pendataan terlebih dahulu, khususnya peserta KB yang menggunakan pil KB dan kondom.

"Kita data di wilayah yang menggunakan pil KB dan kondom. Supaya tepat sasaran, dan peserta KB juga tidak putus, tetap KB meskipun di tengah pandemi," lanjutnya.

Sedangkan untuk peserta KB dengan alat kontrasepsi seperti suntik, implan, dan IUD namun masa berlakunya habis, ia menganjurkan untuk tetap melakukan penggantian di fasilitas kesehatan.

Mengenang 14 Tahun Gempa Yogyakarta, Kisah dari Keluarga Robby Surya Putra

Namun jika peserta KB masih merasa takut untuk datang ke fasilitas kesehatan, ia menyarankan agar peserta KB menggunakan kondom. Hal itu agar dapat mencegah kehamilan.

Guna mencegah tingginya angka kehamilan di tengah pandemi COVID-19, pihaknya tetap melakukan sosialisasi.

"Kami rutin melakukan kampanye dan sosialisasi untuk mengingatkan pentingnya KB. Kami sosialisasikan melalui berbagai media. Kami gunakan media sosial dan juga mobil penerangan untu keliling ke wilayah," tambahnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved