Mau Kabur dari Tempat Isolasi Virus Corona, Dua Anggota KKB Papua Ditangkap Polisi

Mau Kabur dari Tempat Isolasi Virus Corona, Dua Anggota KKB Papua Ditangkap Polisi

Tayang:
Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Salah satu mobil patroli Satgas Amole yang mengamankan area PT Freeport Indonesia di Distrik Tembagapura, Mimika, Papua, ditembaki di mile 61, Sabtu (11/4/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, PAPUA - Dua anggota KKB Papua pimpinan Joni Botak ditangkap oleh anggota Satreskrim Polres Mimika saat terjaring Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat (PSDD), Jumat (22/5/2020).

Kedua anggota KKB yang diketahui berinisial TW dan YM tersebut ditangkap saat berada di shelter wisma atlet setelah sebelumnya terjaring PSDD.

Anggota KKB tersebut diketahui juga reaktif rapid test.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kedua anggota KKB tersebut diduga terlibat dalam kasus penyerangan kantor PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana, Mimika beberapa waktu yang lalu.

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata mengatakan, keduanya merupakan anggota KKB Kali Kopi pimpinan Joni Botak.

TW dan YM ditangkap saat keluar dari shelter wisma atlet Mimika usai menjalani isolasi karena reaktif rapid test.

"Satuan Reskrim Polres Mimika telah menangkap dua orang KKB kali kopi anak buah dari Joni Botak berinisial TW dan YM, yang diduga terlibat dalam aksi penembakan di wilayah hukum Polres Mimika," kata Era dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/5/2020).

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw dan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Herman Asaribab sedang mengunjungi salah satu pos pengamanan yang ada di Kabupaten Mimika, Papua, Sabtu (7/3/2020)
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw dan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Herman Asaribab sedang mengunjungi salah satu pos pengamanan yang ada di Kabupaten Mimika, Papua, Sabtu (7/3/2020) (Dok Humas Polda Papua)

Polisi sebelumnya mendapatkan informasi ada anggota jaringan KKB Kali Kopi turun ke Kota Timika, baik pasukan maupun penyuplai bahan makanan termasuk TW dan YM.

Kemudian, pihaknya kembali mendapat informasi bahwa TW dan YM berada di shelter wisma atlet karena terjaring Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat (PSDD), Jumat (22/5/2020).

Seperti diketahui, saat penerapan PSDD, warga dilarang beraktivitas dari pukul 14.00 WIT hingga 06.00 WIT.

Saat terjaring, keduanya langsung di-rapid test dan hasilnya reaktif. Polisi kemudian memantau TW dan YM dari luar shelter wisma atlet.

TW dan YM diketahui pernah berusaha kabur dengan melompat tembok shelter, tetapi berhasil diamankan kembali.

Setelah keluar dari wisma atlet, polisi langsung menangkap keduanya.

Dari hasil pemeriksaan, TW mengaku terlibat penyerangan kantor Freeport yang juga menewaskan seorang warga negara asing asal New Zeland.

Polisi Pastikan Kabar Soal KKB Papua Kuasai 4 Pos TNI-Polri di Nduga Adalah Hoax

Usai Tembak Tenaga Medis, KKB Papua Gelar Upacara Bakar Batu, Tegaskan Komitmen Lawan TNI Polri

Selama pemeriksaan, TW sangat kooperatif.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved