Viral Video Pasien COVID-19 di Yogyakarta Kabur, Ternyata Ini Faktanya Menurut Kasatpol PP DIY

Kasatpol PP DIY Noviar Rahmad memberikan klarifikasi dan penjelasannya terkait Viral Video pasien Virus Corona di Yogyakarta kabur

Screenshot akun Instagram infocegatan_jogja
Potongan video yang diduga pasien covid-19 kabur 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kasatpol PP Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Noviar Rahmad memberikan klarifikasi dan penjelasannya terkait Viral Video berisi petugas dengan APD lengkap mencari pasien Virus Corona yang kabur. 

Screenshot video dengan narasi pasien COVID-19 kabur dari rumah sakit menggegerkan dunia maya.
Screenshot video dengan narasi pasien COVID-19 kabur dari rumah sakit menggegerkan dunia maya. (istimewa)

Video yang disebutkan berisi pasien COVID-19 kabur tersebut menjadi viral di media sosial. 

Video itu berdurasi 35 detik dan beredar luas di dunia maya sehingga membuat warganet gempar. 

Dalam video tersebut menunjukkan petugas dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)  yang mengenakan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

Mereka berjalan di tengah kerumunan warga dan sesekali turun ke tengah jalan meneriakkan bahwa ada satu pasien positif COVID-19 yang kabur.

Aksi tersebut semula dikabarkan terjadi di Jalan Sorogenan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Namun ternyata, kejadian itu disebutkan hanyalah simulasi yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) DIY.

Meski tujuannya baik, untuk menimbulkan efek kejut kepada masyarakat supaya lebih peka dan sadar akan bahaya COVID-19, hal itu justru menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

Pasalnya, dalam adegan simulasi tersebut, seorang yang dijadikan pasien positif COVID-19 telah bersembunyi di sebuah rumah makan.

Video itu pun sudah tersebar diberbagai akun media sosial (Medsos) Instagram dan Twitter.

Akun @Edwinsatria misalnya, sekitar pukul 16.35 dirinya mengunggah video tersebut dengan memberikan caption.

"Baru aja fren pasien covid-19 kabur dari rumah sakit. Ciri-ciri baju merah celana jeans. Lokasi jalan sorogenan. Wkwkwk rakalap tenan (mengkhawatirkan sekali)," tulisnya.

Tak berselang lama, akun itu pun memberi konfirmasi jika kejadian tersebut hanyalah simulasi Pemda DIY untuk memberikan edukasi terhadap masyarakat.

"Klarifikasi fren. Ada info ternyata tadi cuman simulasi dari pol PP DIY," unggah dia.

Penjelasan Kasatpol PP DIY

Menanggapi hal itu, Kasatpol PP DIY, Noviar Rahmad memberikan klarifikasi. Video yang beredar di medsos berisi petugas yang sedang mencari pasien Virus Corona tersebut memang betul sebuah simulasi.

Giat intelegensi tersebut dimaksudkan supaya masyarakat punya kepedulian dan kepekaan terhadap COVID-19.

Selain video yang beredar, muncul juga broadcast mengenai laporan keberhasilan penangkapan pasien COVID-19 yang dinyatakan kabur tersebut.

"Itu hanya simulasi. Karena menjelang lebaran ini kan pendatang di DIY dua kali lipat. Sementara masyarakat mulai acuh dengan physical distancing, ini langkah kami untuk menumbuhkan rasa ke pekaan terhadap virus ini, makanya dilakukan simulasi tersebut," ungkapnya saat dihubungi Tribunjogja.com, Kamis (21/5/2020)

Noviar mengakui, dampak dari simulasi tersebut menimbulkan kehebohan dan keresahan masyarakat yang luas. 

Ia juga tidak menyangka jika akhirnya justru menimbulkan keresahan lantaran bocornya giat intelegen tersebut ke medsos.

"Mohon maaf kalau bikin heboh. Karena sebenarnya tujuannya supaya masyarakat tidak berkerumun," sesalnya.

Reaksi Wakil Walikota Yogyakarta 

Viral Video berisi pasien COVID-19 yang kabur itu sebelumnya dikabarkan juga telah ditonton oleh Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi.

Heroe pun melakukan penelusuran untuk memastikan hal tersebut.

Dari hasil penelusuran, tidak ada pasien kabur, baik puskesmas maupun rumah sakit di Kota Yogyakarta.

"Penelusuran dari semua rumah sakit di Kota Yogya dan puskemas, tidak ada pasien yang keluar.

Puskemas juga mengatakan tidak mengirimkan pasien dengan ambulans seperti pada video,"katanya, Kamis (21/05/2020) malam. 

Dengan hasil penelusuran tersebut, Heroe memastikan bahwa kejadian tersebut (pasien kabur) bukan terjadi di Kota Yogyakarta.

"Artinya terkondisi aman di dalam kamarnya masing-masing.

Dengan demikian sudah memastikan bahwa jikalau memang benar ada pasien yg keluar dan dikejar, itu bukan dari Rumah Sakit Yogyakarta,"sambungnya.

Jajaran Pemkot Yogyakarta juga melakukan koordinasi untuk informasi dari Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebab dalam video tersebut ambulans berlambang Pemda DIY.

Sebagaimana klarifikasi Kasatpol PP DIY Noviar Rahmad, video tersebut berisi simulasi dan bukan kejadian nyata adanya pasien COVID-19 di Yogyakarta yang kabur.

Hapus video

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Gugus Tugas Penanganan COVID-19 DIY, Biwara Yuswantana mengatakan beredar informasi yang menyebutkan video tersebut merupakan simulasi. 

"Info dari berbagai sumber seperti itu (simulasi) mas. Tapi saya belum bisa kontak dengan Pak Kasat Pol PP," kata Biwara.

Sementara itu, akun @Edwinsatriaa telah menghapus video viral tersebut.

Akun tersebut juga memberi klarifikasi bahwa video yang beredar adalah simulasi.

"Klarifikasi fren. Ada info ternyata tadi cuman simulasi dari pol pp diy dan sarlinmas will parangtritis. Mohon maaf video saya hapus agar tidak menimbulkan kepanikan," tulis akun tersebut. 

( Tribunjogja.com /Miftahul Huda/Christi Mahatma Wardhani)

Penulis: Tribun Jogja
Editor: Yoseph Hary W
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved