Bisnis
Cara Mengatur Keuangan di Tengah Pandemi Covid-19 Saat Ramadan
Agar keuangan tetap stabil, uang yang dikeluarkan digunakan untuk keperluan mendesak saja.
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mengatur keuangan di Bulan Ramadan, berbeda dengan bulan biasanya.
Meski bagi sebagian besar orang waktu makan berkurang karena puasa, tetapi biaya yang dikeluarkan untuk makanan bertambah.
Hal ini terjadi karena adanya ketidakmampuan dalam mengatur pola belanja baru di Bulan Ramadan.
Ada beberapa pola belanja baru yang tidak ada di bulan lainnya, contohnya makanan untuk berbuka puasa.
• Mengatur Keuangan Ramadan di Tengah Wabah Corona
Tanpa disadari kadang kita mengeluarkan uang setara dengan biaya makan pada saat berbuka, sehingga pengeluaran di hari tersebut sama dengan 4 kali makan.
Contohnya jika sekali makan Rp 20.000 artinya dalam satu bulan ada tambahan pengeluaran untuk makan Rp 600.000
Ditambah dengan kondisi sekarang ini yang belum diketahui kapan akan berakhir.
Bareyn Mochaddin seorang Independent Financial Advisor yang tergabung di dalam Firma Aidil Akbar Madjid (AAM) Associate akan membagikan beberapa cara yang dapat dilakukan dalam mengatur keuangan.
Adapun cara yang dapat dilakukan diantaranya:
• BREAKING NEWS : Update Covid-19 DIY 22 Mei 2020, 13 Pasien Berhasil Sembuh
1. Kelola cashflow bulanan dengan baik
Dalam mengelola cashflow bulanan harus pintar-pintarnya dalam menjaga pola belanja di Bulan Ramadan.
"Hal ini dilakukan agar kita memiliki tabungan yang cukup jika kedepannya ada resiko yang akan menimpa kita sehingga kita masih memiliki cadangan keuangan," ujarnya Selasa (13/5/2020)
2. Jangan menambah hutang baru
Utang merupakan beban tambahan. Sedangkan penghasilan mungkin berkurang. Lalu bagaimana bisa menanggung beban tambahan sedangkan kemampuan penghasilan berkurang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-menabunguang.jpg)