Ramadhan 2020

Pemkab Sleman Tidak Selenggarakan Salat Id di Lapangan Denggung

Agar tidak menimbulkan kerumunan, Pemkab Sleman tidak menyelenggarakan Salat Id di Lapangan Denggung.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM - Bupati Sleman Sri Purnomo memilih untuk melakukan salat Idulfitri di pendopo rumah dinas bersama keluarga inti.

Dia menyatakan, bahwa Pemkab Sleman tidak menyelenggarakan Salat Idulfitri seperti yang dilakukan di tahun-tahun sebelumnya.

Sri Purnomo mengatakan, agar tidak menimbulkan kerumunan, Pemkab Sleman tidak menyelenggarakan Salat Id di Lapangan Denggung.  

"Saya diminta untuk khotbah di lapangan Denggung, lapangan Denggung kan lapangan terbesar untuk (salat) Idulfitri, itupun kami tidak selenggarakan," ujarnya.

Warga Diimbau Takbiran, Salat Id, hingga Silaturahmi dari Rumah

Ia pun mengatakan berencana akan salat Id bersama keluarga inti di Pendopo Rumah Dinas.

"Saya insyaallah salat idulfitri di pendopo rumah dinas bersama anak istri. Saya mengkhotbahi anak dan istri sendiri," ucapnya.  

Ia mengatakan, meski bisa menerapkan jarak antar jamaah yang datang di Lapangan Denggung, namun hal itu tetap berisiko.

Salat Id di lapangan Denggung mempertemukan banyak orang dan dimungkinkan ada yang datang dari luar daerah Denggung.

"Kami tidak ambil risiko. Kami mentaati imbauan pemerintah pusat," imbuhnya.

Namun demikian, ia mengatakan bahwa Masjid Agung Wahidin Soedirohuisodo, Tridadi, Sleman akan tetap menggelar salat Id pada Lebaran tahun ini.

UPDATE Terkini Sebaran Jumlah Kasus Positif Virus Corona, Pasien Sembuh dan Meninggal di 34 Provinsi

Masjid yang berlokasi di kompleks kantor Pemkab Sleman itu melaksanakan salat Id dengan menerapkan protokol kesehatan terkait pandemi virus Corona atau COVID-19.

"Kalau Masjid Agung sifatnya tidak terbuka untuk umum, itu sifatnya untuk masyarakat lokal," ujarnya.

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sleman, Shavitri Nurmala Dewi lebih lanjut menjelaskan bahwa jumlah peserta salat Id di masjid itu akan dibatasi dan diperuntukan untuk warga sekitar yang tidak mampu melaksanakan Id secara mandiri.

Dia menjelaskan, dalam pelaksanaan salat Id di Masjid Agung Sleman, akan menerapkan protokol pencegahan COVID-19.

Sebelum masuk akan ada pengecekan suhu, ada jarak antar jemaah pada saat pelaksanaan salat, serta tidak menganjurkan berjabat tangan saat selesai salat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved