Basket
Cerita Pebasket Bima Perkasa Jalani Puasa 16 Jam di Amerika Serikat
Pebasket Bank BPD DIY Bima Perkasa, Mamadou Diakite yang tetap taat menjalankan ibadah puasa di kampung halamannya di Philadelpia, Amerika Serikat, me
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM - Ada suasana berbeda yang dirasakan Muslim seluruh dunia dari Ramadan tahun ini: menjalankan ibadah puasa di tengah pandemi virus corona.
Rangkaian ibadah Ramadan disarankan untuk dilakukan di rumah saja.
Biasanya, pada Ramadan, kegiatan di masjid lebih ramai dari biasanya. Tetapi, tidak dengan tahun ini.
Satu diantaranya yakni pebakset Bank BPD DIY Bima Perkasa, Mamadou Diakite yang tetap taat menjalankan ibadah puasa di kampung halamannya di Philadelphia, Amerika Serikat, meski di tengah kondisi negara yang sedang menjalankan lockdown.
Meski tak memungkiri bila banyak hambatan serta rintangan dalam menjalankan ibadah Ramadan kali ini, namun Mamadou mengungkapkan bila ia tetap berusaha sebaik mungkin menjalankan ibadahnya.
• Pebasket Bima Perkasa Sudah Gatal Ingin Kembali ke Lapangan
"Saya berharap semuanya sehat dan bahagia di situasi pandemi virus corona ini. Saat ini saya menjalani puasa di Philadelphia dan menjalani lockdown. Tidak banyak yang bisa dilakukan, seperti tidak bisa ke masjid atau tempat umum lainnya," ucap Diakite.
"Puasa tidak berat, karena sudah terbiasa sejak kecil," imbuhnya.
Sekadar informasi, waktu berpuasa di Philadelpia lebih panjang dibandingkan di Indonesia, yakni sekira 16 jam 28 menit.
Lebih lanjut, Mamadou mengungkapkan, latihan mandiri tetap ia lakukan.
Hal tersebut ia lakukan agar tak kehilagan bentuk ideal permainannya ketika kembali berkompetisi.
"Biasanya saya bangun pagi, makan sahur, membuat smoothies. Kemudian saya berlari melakukan beberapa latihan ringan. Setelah itu saya beristirahat kemudian siang menjelang sore saya melakukan workout dan bersiap untuk berbuka puasa," kata Mamadou.
• Pebasket Senior Bank BPD DIY Bima Perkasa Frida Aris Pensiun
Sejauh ini, Mamadou pun masih menantikan kepastian apakah kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2020 akan kembali dilanjutkan atau tidak.
Sebab hal tersebut baru akan diputuskan pihak operator sembari melihat perkembangan hingga akhir Juni 2020.
Jika sudah mendapat lampu hijau, IBL nantinya akan dilanjutkan September 2020 dan langsung ke babak playoff agar tidak mengganggu persiapan menuju IBL 2021.
Itupun jika liga benar-benar dilanjutkan dan situasi virus Corona di Amerika Serikat juga sudah mereda.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/legiun-asing-bima-perkasa-mamadou-diakite-saat-melakoni-debut-lawan-indonesia-patriots.jpg)