Analisis Jurnalis Senior CNN, Trump Gagal Total Perangi Pandemi Covid-19

Analisis Jurnalis Senior CNN, Trump Gagal Total Perangi Pandemi Covid-19

Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Hari Susmayanti
Getty Images/AFP TASOS KATOPODIS
Donald Trump 

TRIBUNJOGJA.COM, ATLANTA – Media televisi dan digital CNN yang berbasis di Atlanta, memposting ulasan tajam dari jurnalis seniornya, Stephen Collinson, Kamis 921/5/2020).

Collinson menyebut Washington dan Trump gagal total menghadapi pandemic Covid-19 di negara yang dipimpinnya.

Setelah dua bulan disapu wabah mematikan, masyarakat kini mendapati kenyataan tidak ada yang bertanggung jawab atas kerusakan besar di Amerika.

Korban jiwa di AS akibat Covid-19, sesuai data yang dihimpun Universitas John Hopkins, telah melampaui 90.000 jiwa.

Menurut Collinson, bencana nasional ini secara jelas ternyata tidak menyatukan negara. Sebaliknya malah merobeknya lebih jauh karena makin tajamnya perbedaan politik.

“Masih belum ada jalan yang jelas keluar dari kegelapan,” tulis Collinson. Dari semua negara bagian di AS, 18 wilayah ada peningkatan kasus, 15 negara jumlahnya stabil, sisanya menunjukkan penurunan.

Stephen Collinson menggarisbawahi, di puncak kekuasaan, seorang Presiden seharusnya menyatukan negara.

Tapi ia tampaknya menggunakan Gedung Putih untuk memuaskan kebutuhannya sendiri untuk menarik perhatian public.

Ia juga lebih banyak memperhatikan dan nemberi kesempatan eksklusif kepada kelompok-kelompok minoritas pendukungnya yang sangat fanatik.

Di tengah kehancuran ekonomi yang disebabkan pembatasan sosial, Kongres AS yang terpecah tidak dapat memutuskan apakah ia ingin berbuat lebih banyak untuk membantu.

Ini menambah kesan sistem politik nasional AS telah retak. Secara politik, setiap empat tahun, Pilpres memang menawarkan kanal dari tekanan politik yang sengit di negara itu.

Perkembangan lain, Donald Trump kembali menyemburkan kata-kata pedasnya ke China, menyusul rentetan tuduhan tajam terhadap China kaitannya Covid-19.

Viral Medsos, Perawat di Rusia Pakai APD Transparan, Tak Sadar Kalau Terlihat Hanya Berbikini

Militer Venezuela Siap Total Sambut dan Kawal Tanker Iran Pembawa BBM

Kali ini Trump menyasar juru bicara Kemenlu China, Zhao Lijian, yang beberapa hari lalu menuduh Trump menggunakan WHO untuk menyerang China.  

Zhao Lijian, yang menuduh pemimpin AS itu berusaha menyesatkan publik, mengotori upaya China dan mengalihkan kesalahan AS yang tidak mampu menangani Covid-19 di negaranya sendiri.

Gedung Putih mengirimkan surat awal pekan ini ke WHO, mengultimatum badan kesehatan dunia itu membuat langkah signifikan dalam 30 hari ke depan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved