Update Corona di DI Yogyakarta

Aktivitas Penyekatan di Pos Prambanan Ramai Lancar, 3 Kendaraan Diminta Putar Balik

Aktivitas penyekatan maupun pemeriksaan terhadap kendaraan yang akan menuju Yogyakarta masih terus dilakukan.

Penulis: Irvan Riyadi | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Irvan Riyadi
Suasana pemeriksaan kendaraan di Pos Prambanan 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Irvan Riyadi

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Aktivitas penyekatan maupun pemeriksaan terhadap kendaraan yang akan menuju Yogyakarta masih terus dilakukan.

Sampai H-4 Idulfitri, Rabu (20/5/2020), petugas gabungan dari Dishub dan TNI-POLRI masih terus melakukan giat untuk meminimalisir aktivitas mudik.

Di pos pemeriksaan Prambanan, perbatasan Klaten-Yogyakarta terlihat aktivitas kendaraan yang melintas cukup padat dan ramai.

Termasuk kendaraan yang mengantri untuk diperiksa kelengkapan dokumen perjalanannya oleh petugas.

502 Kendaraan yang Menuju DIY Diminta Putar Balik

Perwira lapangan dari dishub DIY, Lazuardi membenarkan, jika volume kendaraan yang melintas mengalami peningkatan.

"Iya, ramai, tapi cukup lancar. Artinya dibandingkan hari-hari sebelumnya, ini sedikit lebih padat," tutur Lazuardi, di lokasi, Rabu (20/5/2020).

Namun ditambahkan oleh Lazuardi, meningkatnya volume kendaraan tersebut bukanlah didominasi oleh kendaraan yang diduga sebagai kendaraan pemudik.

Melainkan kendaraan warga Yogyakarta, dan sekitarnya.

"Kalau plat AB dan AD, asumsinya kan warga sekitar sini, kendaraan itu juga yang cukup ramai hari ini," tambahnya.

BREAKING NEWS : Update Covid-19 DIY 20 Mei 2020, Positif Bertambah 3 Kasus

Sementara untuk kendaraan yang diperiksa, menurut Lazuardi, masih relatif normal dan landai.

Artinya sekalipun semakin mendekati Idulfitri, belum ada peningkatan signifikan terhadap aktivitas masuk pemudik.

Meskipun demikian, tetap saja ada kendaraan yang akhirnya diminta untuk memutar balik arah.

"Ada 3 kendaraan, putar balik. Dua kendaraan soal over capacity, melebihi kapasitas kendaraan untuk protokol kesehatan, intinya. Satu lagi, kendaraan umum, tanpa dilengkapi dokumen perjalanan, izin trayeknya juga tidak ada," terangnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved