Lifestyle
Fenomena Mukbang, Makan Banyak Demi Popularitas
Popularitasnya berasal dari Korea Selatan, namun kini sudah tak lagi mengenal batas dan jarak, sudah dilakukan begitu banyak orang di penjuru dunia.
TRIBUNJOGJA.COM - Mengingat popularitasnya yang begitu melejit, arti mukbang mungkin bukan hal yang sulit dicari tahu.
Mudahnya, mukbang adalah tontonan seseorang mengonsumsi makanan dalam jumlah luar biasa besar dan ditayangkan secara online.
Memang tayangan mukbang di YouTube bisa mendulang jumlah tayangan luar biasa, tapi tetap saja ada konsekuensinya pada tubuh.
Kata “mukbang” berasal dari dua kata bahasa Korea, “mukja” yang berarti “mari makan” dan “bang song” yang berarti “broadcast”.
Popularitasnya berasal dari Korea Selatan, namun kini sudah tak lagi mengenal batas dan jarak, sudah dilakukan begitu banyak orang di penjuru dunia.
Mukbang: popularitas vs konsekuensi
Jangan dikira mukbang sama seperti video orang makan biasa.
Mukbang melibatkan jumlah makanan yang luar biasa banyaknya, baik dari kuantitas maupun jenisnya.
Orang yang membuat video mukbang bisa mengonsumsi 4.000 kalori dalam satu tayangan mereka, bahkan lebih banyak lagi.
• Hasil Penelitian Perubahan Perilaku Manusia Setelah Tiga Bulan Bekerja dari Rumah
Begitu fantastisnya jumlah makanan yang dikonsumsi dalam tayangan YouTube mukbang, ini pula yang membuat popularitasnya meroket.
Fans tayangan mukbang sepertinya juga sangat menikmati setiap bagian saat idolanya mengonsumsi makanan yang sangat banyak
Ada banyak alasan mengapa tayangan mukbang dicintai.
Mulai dari dianggap menghibur, sensasi ikut merasakan makanan secara virtual, atau seperti yang terjadi di Korea Selatan, menemani saat sedang makan sendirian.
Namun di sisi lain, tentu ada konsekuensi yang tidak bisa diabaikan pada tubuh mereka.
Mengonsumsi begitu banyak kalori dalam satu waktu tertentu tentu tidak baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/makan_20180307_152519.jpg)