UPDATE 18 Mei Peringkat 100 Negara Terpapar Virus Corona, Indonesia, Malaysia, Amerika, Jepang

Kini virus itu sudah menyebar ke berbagai negara ke 213 negara teritori dengan jumlah kasus sebanyak 4.789.664 Positif Virus Corona, Meninggal Dunia 3

Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
via Google
Peta Dunia 

TRIBUNJOGJA.COM YOGYAKARTA - Virus corona baru atau novel coronavirus (nCoV) adalah jenis virus corona baru yang menimbulkan penyakit yang bernama COVID-19.

Sebelum dikenal sebagai COVID-19, penyakitnya dikenal sebagai virus corona baru 2019 atau 2019-nCoV.

Virus corona baru adalah virus baru, tapi mirip dengan keluarga virus yang menyebabkan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) dan sejumlah influensa biasa.

Kini virus itu sudah menyebar ke berbagai negara ke 213 negara teritori dengan jumlah kasus sebanyak 4.789.664 Positif Virus Corona, Meninggal Dunia 316.054, pasien sembuh sebanyak 1.847.737 kasus.

Data itu tercatat pada laman worldometers pada Senin (18/5/2020) pukul 04.40 WIB.

1 USA 1,524,483
2 Russia 281,752
3 Spain 277,719
4 UK 243,695
5 Brazil 236,131
6 Italy 225,435
7 France 179,569
8 Germany 176,625
9 Turkey 149,435
10 Iran 120,198

Apakah virus COVID-19 dapat menular di daerah iklim panas dan lembab?

Dari bukti-bukti yang ada , virus corona baru dapat ditularkan di SEMUA AREA, termasuk daerah dengan cuaca panas dan lembab. Apa pun iklimnya, lakukan tindakan perlindungan jika Anda tinggal di, atau bepergian ke area yang ada kasus COVID-19.

Cara terbaik untuk melindungi diri dari COVID-19 adalah dengan sering mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau bila tidak tersedia, cairan pembersih berbahan alkohol (minimal 60%). Dengan melakukan ini, Anda menghilangkan virus yang mungkin ada di tangan Anda dan menghindari infeksi yang dapat terjadi karena menyentuh mata, mulut, dan hidung Anda.

11 India 95,698
12 Peru 92,273
13 China 82,947
14 Canada 77,002
15 Belgium 55,280
16 Saudi Arabia 54,752
17 Mexico 47,144
18 Netherlands 43,995
19 Chile 43,781
20 Pakistan 40,151

Siapa yang berisiko mengalami sakit serius akibat virus corona (COVID-19)?

Seorang wanita bersepeda bersama kedua anaknya setelah menerima sumbangan makanan yang diberikan selama pandemi coronavirus novel COVID-19 di lingkungan berpenghasilan rendah di Bangkok pada 7 Mei 2020.
Seorang wanita bersepeda bersama kedua anaknya setelah menerima sumbangan makanan yang diberikan selama pandemi coronavirus novel COVID-19 di lingkungan berpenghasilan rendah di Bangkok pada 7 Mei 2020. (Romeo GACAD / AFP)

Para ahli masih mempelajari dampak COVID-19 terhadap manusia, tetapi sejauh ini lansia dan orang-orang yang sudah memiliki masalah kesehatan (seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, penyakit paru-paru, kanker atau diabetes) terindikasi mengalami sakit yang lebih parah.

21 Ecuador 33,182
22 Qatar 32,604
23 Switzerland 30,587
24 Sweden 30,143
25 Belarus 29,650
26 Portugal 29,036
27 Singapore 28,038
28 Ireland 24,112
29 UAE 23,358
30 Bangladesh 22,268

31 Poland 18,529
32 Ukraine 18,291
33 Indonesia 17,514
34 Romania 16,871
35 Israel 16,617
36 Austria 16,242
37 Japan 16,237
38 South Africa 15,515
39 Colombia 14,939
40 Kuwait 14,850

Bagaimana saya bisa menghindari resiko tertular?

Berikut ini 4 cara pencegahan yang dapat Anda dan keluarga Anda lakukan :

  • - Sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau bila tidak tersedia, cairan pembersih tangan berbahan alkohol (60%)
  • - Tutup mulut dan hidung saat bersin atau batuk dengan siku terlipat atau tisu yang langsung dibuang ke tempat sampah tertutup setelah dipakai
  • - Jaga jarak bicara minimal 1-2 meter, Jauhi orang yang terlihat memiliki gejala-gejala flu
  • - Bila Anda atau keluarga Anda mengalami demam, batuk atau sesak napas, segera cari pengobatan medis
GERAKAN MEMAKAI MASKER. Sejumlah pengguna jalan  mengenakan masker saat melintas mdi jalan Margo Utomo, Kota Yogyakarta, Jumat (15/5/2020). Pemda DIY mencanangkan geraakan memakai sebagai salah satu upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 dan akan menerapkan sanksi sosial bagi yang tidak menggunakan masker.
GERAKAN MEMAKAI MASKER. Sejumlah pengguna jalan mengenakan masker saat melintas mdi jalan Margo Utomo, Kota Yogyakarta, Jumat (15/5/2020). Pemda DIY mencanangkan geraakan memakai sebagai salah satu upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 dan akan menerapkan sanksi sosial bagi yang tidak menggunakan masker. (Tribunjogja.com | Hasan Sakri)
Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved