Liga 1 2020

Wawancara Media Ukraina, Penyerang Asing PSS Sleman Bicara Soal Kelanjutan Karier di Indonesia

Wawancara Media Ukraina, Penyerang Asing PSS Sleman Bicara Soal Kelanjutan Karier di Indonesia

Tayang:
Media Official PSS
Penyerang PSS, Yevhen Bokhashvili, saat akan melakukan eksekusi penalti pada laga lawan PSM Makassar di Stadion Mattoangin, Minggu (1/3/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebagian besar pesepak bola asing yang bermain di Indonesia memilih pulang ke kampung halaman masing-masing menyusul disetopnya kompetisi sepak bola akibat pandemi Covid-19, tak terkecuali penyerang PSS, Yevhen Bokhashvili yang kembali ke Ukraina.

Pulang ke kampung halaman, Yevhen Bokhashvili bercerita mengenai kegiatannya saat ini hingga kelanjutan karier di Indonesia.

"Saya berlatih sendiri dan terkadang pergi belanja. Indonesia tidak memiliki karantina yang tegas, tetapi sama mereka diimbau untuk selalu berada di rumah," kata Yevhen dikutip dari Football Ukraina.

Penyerang berusia 27 tahun tersebut mengaku bosan karena harus berlatih sendirian.

Lebih lanjut, Yevhen juga berbicara mengenai kelanjutan kompetisi di Indonesia.

Seperti diketahui, PSSI dan PT LIB telah menetapkan kompetisi ditangguhkan hingga 29 Mei 2020 sampai keadaan di Indonesia memungkinkan untuk melanjutkan liga.

Maka Liga bisa dilanjutkan kembali per 1 Juni 2020.

Namun jika tidak bisa dilanjutkan, liga musim ini kemungkinan besar akan dibatalkan.

Gol Perdana Erling Haaland untuk Borussia Dortmund di Bundesliga, Gol ke 13 dari 12 Pertandingan

Klub Peserta Liga Serie A Italia Bisa Mulai Latihan Lagi 18 Mei 2020

Nah andai kompetisi tak dilanjutkan, Yevhen berpendapat banyak pemain asing tak terkecuali dirinya bisa saja hengkang.

"Di Indonesia, sepak bola adalah permainan yang sangat populer. Orang-orang datang ke stadion. Tetapi kekhawatiran soal virus corona meningkat, banyak pemain (asing) di sini bisa hengkang jika kompetisi tak dilanjutkan," kata Yevhen.

"Di Eropa, keputusan sudah dibuat (soal kelanjutan kompetisi). Di Indonesia, mungkin pertandingan tak akan dilanjutkan dalam waktu dekat. Hal ini tak baik bagi pemain asing, mereka sudah lama menunggu," tambahnya.

Selain itu, Yevhen Bokhashvili juga turut membahas perbandingan gaji di antara klub-klub di Indonesia.

Menurutnya, Persib Bandung adalah salah satu tim yang menggelontorkan gaji tertinggi buat para pemainnya.

"Jika Anda masuk ke tim menengah, perbedan gaji bisa 6-7 ribu dollar. Tergantung tim dan pemainnya," kata Yevhen.

"Tim dengan gaji tertinggi di Indonesia mungkin adalah Persib. Di sana, pemain asing akan mendapat 15-20 ribu dollar, sedangkan pemain lokal 8-9 ribu dollar," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Persib Bandung memang sempat dikaitkan dengan Yevhen saat bursa akhir tahun 2019.

Namun Yevhen memilih bertahan dengan PSS Sleman untuk musim 2020. Ia saat itu mengungkapkan, faktor suporter menjadi alasan utamanya bertahan bersama skuad Super Elang Jawa.(Tribunjoga/Hanif Suryo)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved