Viral Unggahan Perselingkuhan yang Terungkap karena Pelacakan Kontak Pasien Virus Corona

Seorang warganet membagikan kisah tracing pasien positif virus corona yang sekaligus mengungkap perselingkuhan. Baca selengkapnya!

JOSE SANCHEZ LINDAO / AFP
Pasien yang terinfeksi virus corona dan petugas kesehatan baru terlihat di rumah sakit lapangan yang dipasang di Pusat Konvensi di Guayaquil, Ekuador pada 30 April 2020. Pemerintah kota Guayaquil mendirikan rumah sakit lapangan dengan 152 tempat tidur untuk merawat pasien yang terinfeksi COVID-19. 

TRIBUNJOGJA.COM - Viral unggahan seorang petugas kesehatan di Mataram, Nusa Tenggara Barat yang menceritakan tentang kisah tak biasa di balik tracing atau pelacakan kontak pasien virus corona.

Pada Senin (11/5/2020), akun Facebook Hijabul Insan mengunggah foto mobil ambulans, dan tampak pula ada petugas medis yang mengenakan alat pelindung diri (APD).

Yang menjadi menarik adalah tulisan dari Hijabul Insan.

Dia menuliskan bahwa ada seorang gadis cantik yang menjadi pasien COVID-19.

Kemudian, setelah dua hari, orangtua, saudara, dan pacar gadis itu dijemput oleh petugas.

Tak hanya mereka, orangtua sang pacar pun juga turut dijemput oleh petugas.

Dramanya tak berhenti di situ. Sang pacar, ternyata memiliki dua pacar lain.

Alhasil, petugas juga turut menjemput empat keluarga, hasil tracing kontak gadis yang positif COVID-19.

RAMALAN ZODIAK Terkini Minggu 17 Mei 2020 Semua Rasi Bintang, Cancer Hilang Sabar, Libra Pusing

Kronologi Resto Pizza di Yogyakarta Didatangi Petugas karena Warga Antre Berjubel Berburu Promo

Unggahan ini sudah disukai lebih dari 2,3 ribu kali dan dibagikan lebih dari 11 ribu kali.

Beberapa warganet yang menulis respon di kolom komentar menyatakan bingung harus merespon seperti apa, satu sisi mereka berpikir ini kisah menarik dan lucu, tapi di sisi lain mereka juga bersimpati karena ada seseorang yang terkena virus corona.

Pada Minggu (17/5/2020) pagi, di provinsi Nusa Tenggara Barat tercatat ada 365 pasien positif virus corona, 188 orang dinyatakan sembuh, dan 7 orang meninggal dunia.

Klaster terbesar di Lombok berasal dari pasien-pasien yang menghadiri acara Ijtima Ulama, di Gowa, Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.

Sementara itu secara nasional, menurut data pada Minggu pagi, di Indonesia terdapat 17.025 pasien positif, 3.911 sembuh, dan 1.089 meninggal dunia.

( Tribunjogja.com | Fatimah Artayu Fitrazana)

Viral Foto Pelajar Rayakan Kelulusan SMA dengan Coretan Gambar Tak Senonoh, Akhirnya Minta Maaf

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: Iwan Al Khasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved