Breaking News:

Yogyakarta

Ingin Pulang Kampung Ke Mataram, 5 Orang Ini Diminta Putar Balik

Taufik Sukmawan, Perwira Lapangan yang bertugas di posko, menerangkan, jika masih tidak diperbolehkan untuk melakukan perjalanan tanpa dokumen yang le

TRIBUNJOGJA.COM / Irvan Riyadi
Kendaraan pengantar pemudik diminta putar balik 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Irvan Riyadi

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Imbauan Pemerintah untuk tidak mudik, sudah diterapkan menjadi peraturan dan berlaku sejak akhir April 2020.

Menindak lanjuti hal tersebut, aktivitas penyekatan bagi pemudik, dilakukan oleh dinas terkait. Termasuk di Yogyakarta.

Beberapa titik perbatasan yang menjadi jalur masuk bagi kendaraan, diberlakukan pemeriksaan secara berkala.

Mulai dari pemeriksaan standart terkait protokol kesehatan, sampai dokumen pelengkap perjalanan.

Pada intinya, tidak diperbolehkan ada aktivitas mudik, terutama dari wilayah-wilayah yang sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Aktivitas perjalanan maupun transportasi, hanya diperbolehkan untuk keperluan terkait urusan pemerintahan, perjalanan bisnis, maupun angkutan barang dan logistik.

Belakangan, mulai ada kelonggaran bagi siapa saja yang ingin melakukan perjalana keluar dan masuk suatu wilayah, di tengah masa pandemi.

Namun sekali lagi, pengecualian atau kelonggalaran melakukan perjalanan, diperbolehkan hanya untuk keperluan mendesak.

Syarat, Harga Tiket dan Rute Kereta Api Luar Biasa yang Mulai Beroperasi Hari Ini, Bukan Untuk Mudik

Tetap saja, bukan untuk mudik, ataupun pulang kampung.

Halaman
123
Penulis: Irvan Riyadi
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved