Kronologi Kebakaran Warung Bakmi di Bintaran Jogja, Motor RX King Ikut Terbakar

Kebakaran tersebut menghanguskan satu bangunan warung bak mie, milik Beni (65) beserta dua sepeda motor jenis Yamaha Mio dan satu sepeda jenis Yamaha

Tayang:
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.com Miftahul Huda
Kondisi warung Bakmie di Jalan Bintaran yang hangus terbakar, Senin (11/5/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kebakaran terjadi di Jalan Bintaran, Kecamatan Margangsan, Kota Yogyakarta Senin (11/5/2020) malam.

Kebakaran tersebut menghanguskan satu bangunan warung bak mie, milik Beni (65) beserta dua sepeda motor jenis Yamaha Mio dan satu sepeda jenis Yamaha RX King

Salah seorang saksi, Edi Santoso mengatakan, warung bakmi seluas sekitar 12x10 meter tersebut sudah tidak buka pada saat itu.

Edi menyampaikan, sumber api berasal dari percikan api dari sambungan listrik dari atap bangunan.

Lebih lanjut, ia mengatakan jika kondisi kelistrikan warung tersebut memang sudah bermasalah.

"Ini kan ada dua sambungan listrik. Sebelah ini dijadikan mess, sebelahnya digunakan untung dagang bak mie. Yang sambungan listrik warung bak mie ini kalau kena air hujan memercikan api dan sering mati listrik," katanya, saat ditemui di lokasi, Senin (11/5/2020)

Ia melanjutkan, saat kejadian pemilik warung hendak menyalakan listrik.

Ketika dinyalakan terjadi percikan api. Percikapan api tersebut kemudian mebyambar gas di dalam warung.

Seketika api menyambar ke bangunan kamar, kemudian merambat ke bangunan sekitar.

80 persen bangunan tersebut hangus. Termasuk dua sepeda motor milik korban.

"Ada dua sepeda motor yamaha mio parah rusaknya, hangus. Sama RX King juga," tegasnya.

Selain itu, barang-barang lain keperluan warung diantaranya meja, kompor gas serta perabotan juga ikut hangus dilahap si jago merah.

Edi menceritakan, saat kejadian, ia masih berada di bangunan sebelah warung. Dia memang tinggal di sebelah warung tersebut.

Semula ia mengira jika bau gosong yang menyelinap ke kamarnya merupakan sampah yang dibakar oleh warga.

Barulah ia tersadar dan turun ke bawah ketika mendengar teriakan warga, yang ketakutan karena api sudah berkobar hingga ke atap.

"Ada yang teriak kebakaran. Kejadiannya sekitar jam setengah sepuluh malam tadi. Saya turun, api sangat cepat menyambar. Ada ledakan juga tiga kali, suara pecahan kaca juga terdengar. Bangunan ini memang banyak kaca dan kayu perabot," imbuhnya.

Edi bersama warga kemudian mencoba memadamkan kobaran api.

Lima belas menit kemudian satu mobil pemadam kebakaran yang di bantu Polisi setempat datang untuk memadamkan.

"Sampai setengah dua belas sudah kondusif. Ya cukup lama api berkobar," urainya.

Ia memperkirakan, kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai Rp 20 juta. Saat didatangi Tribunjogja.com, terlihat petugas PLN sedang membetulkan sambungan listrik. Percikan api dari kabel pun masih terlihat menyambar.

"Belum diketahui pasti, tapi dari dua sepeda motor serta barang-barang yang hangus ya sekitar Rp 20 juta lebih," pungkasnya. (hda)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved