Breaking News:

Ramadan 2020

Es Pisang Ijo Menu Berbuka Puasa yang Paling Dicari Saat Ramadan

Penjual tajil, Diyah Ayu (21) mengatakan, penjualan es pisang ijo lebih tinggi dibandingkan dengan makanan yang lain seperti jenang dan kolak pisang.

TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita Ginting
Penjual tajil, Diyah Ayu yang berlokasi di pinggir jalan Mondorakan, pasar Kotagede, Yogyakarta 

Laporan Reporter Tribun Jogja,Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Makanan tajil, es pisang ijo menjadi kudapan paling dicari untuk berbuka puasa di penjual tajil milik Diyah yang berlokasi di pinggir jalan Mondorakan, pasar Kotagede, Yogyakarta.

Penjual tajil, Diyah Ayu (21) mengatakan, penjualan es pisang ijo lebih tinggi dibandingkan dengan makanan yang lain seperti jenang dan kolak pisang.

"Saya kan berjualan tajil ada tiga jenis makanan yaitu, kolak pisang, jenang , dan pisang ijo. Setiap hari pisang ijo disediakan lebih banyak sekitar 60-70 bungkus. Sedangkan untuk jenang dan kolak pisang hanya disediakan sekitar 25 bungkus, saja," jelasnya saat ditemui TRIBUNJOGJA.COM, pada Selasa (12/05/2020).

Resep dan Cara Membuat Es Pisang Ijo

Diyah mengakui, karena permintaan es pisang ijo cukup tinggi maka persediaannya pun lebih banyak dibandingkan makanan lain yang dijualnya.

"Padahal harganya sama saja Rp6 ribu per bungkusnya. Tetapi, kebanyakan pelanggan lebih memilih pisang ijo. Mungkin soal selera ya," ujar Diyah yang sudah berjualan tajil sekitar tiga tahun ini.

Lebih lanjut, Diyah pun mengatakan ketika mulai berjualan pada pukul 15.30 WIB dan berakhir menjelang magrib.

Biasanya es pisang ijo yang paling cepat laku.

"Gak tau, kalau dibilang resep rahasia ya gak ada. Sama saja pembuatannya dengan yang lain. Saya juga kurang tahu kenapa pelanggan lebih memilih es pisang ijo," tutur Diyah.

Namun, menurut pembeli pisang ijo milik Diyah, Arifin (23) mengatakan, memilih pisang ijo sebagai makanan pembuka saat beepuasa karena rasanya lebih enak dibandingkan tajil yang lain.

"Dari dulu kalau Ramadan pasti belinya es pisang ijo. Soalnya rasa pisangnya lebih pulen bila dibandingkan dengan kolak pisang. Selain itu, cukup mengenyangkan jadi sehabis berbuka tidak langsung makan nasi. Dan makanan ini termasuk yang hanya ada di Ramadan, jadinya wajib dibeli," ujar Arifin.

Pisang Ijo, Tajil Pemanis Rezeki Suryadi Selama Ramadan

Dalam sehari Diyah bisa mengantongi keuntungan sekitar Rp400 ribu dari berjualan takjil saat Ramadan.

Namun, Diyah menambahkan jika dibandingkan tahun sebelumnya penjualan saat ini mengalami penurunan.

"Kalau pada tahun sebelumnya bisa meraup keuntungan sekitar Rp800 ribu per hari. Namun, saat ini karena pandemi pembeli berkurang sehingga pendapatan pun menurun. Tetapi, saya bersyukur masih diberi rezeki di tengah situasi sulit ini," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved