Wabah Virus Corona
Prediksi BNPB: Virus Corona di Indonesia Bisa Melandai Mulai Juni
Namun, Menurut Lilik, hal itu dapat terwujud apabila seluruh masyarakat berkontribusi dalam penanganan wabah ini.
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Data update virus corona di Indonesia Senin (11/5/2020) menujukkan ada penambahan jumlah kasus Virus Corona sebanyak 233 pasien.
Dengan demikian, hingga Senin (11/5/2020) sore ini, jumlah kasus terkonfirmasi positif Virus Corona penyebab COVID-19 menjadi 14.265 orang.
Data dalam periode yang sama menunjukkan bahwa ada penambahan 183 Pasien Positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh.
Deputi Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Lilik Kurniawan memprediksi kasus COVID-19 di Indonesia mulai melandai pada bulan Juni mendatang.
Namun, Menurut Lilik, hal itu dapat terwujud apabila seluruh masyarakat berkontribusi dalam penanganan wabah ini.
“Kalau ini bisa kita lakukan bersama-sama, Insya Allah kita akan bisa melalui ini dengan baik,” kata Lilik dalam diskusi daring, Senin (11/5/2020).
“Mungkin setelah Mei ini, Juni sudah mulai landai dan nanti Insya Allah September kita sudah mulai menurun dan harapannya nanti di akhir tahun sudah baik,” sambung dia.
Kendati demikian, ia mengungkapkan, wabah COVID-19 belum dapat dipastikan akan benar-benar tuntas.
Sebab, hingga saat ini, belum ditemukan vaksin atas virus tersebut.
Menurutnya, pemerintah Indonesia juga sedang berusaha mengembangkan vaksin untuk COVID-19.
Meskipun, vaksin kemungkinan belum ditemukan dalam waktu dekat.
“Kita berharap dalam waktu dekat kita bisa mendapatkan itu (vaksin), walaupun kemarin penjelasan dari Bapak Menteri Ristek (Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro), kita masih cukup sekitar satu tahun lagi,” ucap Lilik.
Menurutnya, terdapat dua hal yang perlu dilakukan masyarakat untuk mencegah penularan Virus Corona.
Pertama, setiap orang diminta disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, memakai masker, dan rajin mencuci tangan.
Selanjutnya adalah kesadaran kolektif. Artinya, semua pihak menerapkan protokol COVID-19 tersebut.
• Tidak Memenuhi Protokol Kesehatan dan Administrasi Perjalanan, Satu Kendaraan Diminta Putar Balik
Kasus di Jakarta
Pasien Positif Covid-19 di Jakarta mencapai 5.195 pasien per Senin (11/5/2020) ini. Jumlah pasien yang terinfeksi virus corona tipe 2 (SARS-CoV-2) itu bertambah 55 orang dibandingkan data pada Minggu kemarin, yakni 5.140 pasien.
Dari total pasien, 836 orang dinyatakan telah sembuh. Jumlah pasien yang sembuh bertambah 33 orang dibandingkan kemarin. "Total 5.195 kasus. Sebanyak 453 orang di antaranya meninggal dunia," ujar Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati dalam siaran YouTube Pemprov DKI.
Jumlah pasien yang meninggal bertambah sembilan orang dibandingkan data kemarin. Kemudian, ada 2.258 pasien yang dirawat di rumah sakit dan 1.648 pasien menjalani isolasi mandiri.
• UPDATE Rincian Sebaran Kasus Virus Corona di 34 Provinsi di Indonesia Hari Ini Senin 11 Mei 2020
Berdasarkan data tersebut, tingkat kesembuhan dari COVID-19 di Jakarta mencapai 16 persen. Sementara tingkat kematian atau case fatality rate sebesar sembilan persen. Selain itu, ada 258 orang dalam pemantauan (ODP) yang masih dipantau hingga saat ini dan 1.233 pasien dalam pengawasan (PDP) masih dirawat.
"Informasi mengenai orang tanpa gejala atau OTG sampai hari ini ada sebanyak 1.840 orang," kata Ani.
Pemprov DKI Jakarta, lanjut Ani, masih terus melakukan rapid test di seluruh wilayah Jakarta. Hingga kini, ada 87.952 warga yang telah menjalani rapid test.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/hasil-penelitian-3-transmisi-virus-corona-sampai-ke-indonesia-ini-asal-muasal-covid-19-di-tanah-air.jpg)