Wabah Virus Corona
Terkena PHK Karena Corona, Dul Bersama Istri dan Anaknya Terpaksa Tinggal di Becak Setiap Hari
Dul sekeluarga terpaksa harus tinggal di becak setiap hari. Nasib malang mereka alami setelah Dul terkena PHK karena dampak Virus Corona
TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Terkena PHK karena corona membuat Dul sekeluarga hanya bisa mengandalkan bantuan dari orang lain.
Korban PHK akibat corona itu bahkan sehari-hari tinggal di becak bersama istri dan anaknya karena tak mampu membayar sewa rumah atau kamar.
Kisah pilu korban PHK karena adanya pandemi Virus Corona itu dialami Dul Rohmat (30).
Dul Rohmat (30) beserta istri, Fatimah (33) dan anaknya yang masih berusia 13 bulan bernama Dafa harus tidur di becak setiap hari, dikutip Tribun Jogja dari kompas.com.
Warga asal Desa Asemrudung, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah tersebut sudah sekitar satu bulan tinggal dan tidur di becak.
Mereka hidup dengan cara menggelandang dan selalu berpindah tempat.
Mereka seringnya berada di kawasan Jalan Adi Sucipto Karangasem, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah.
Mereka menganggap kawasan itu nyaman untuk ditempati karena tidak banyak nyamuk.
Sehingga, anak semata wayangnya itu bisa tidur dengan nyenyak di becak.
Jika hujan turun, mereka harus pindah ke tempat lain yang lebih aman untuk berteduh.
Mereka tidak ingin anaknya yang masih kecil tersebut kehujanan.
Saat ditemui oleh Kompas.com, keluarga Dul sedang berada di depan kantor DPRD Solo.
Mereka sedang menunggu para dermawan memberikan nasi takjil untuk buka puasa.
"Alhamdulillah, ada yang ngasih (makan). Entah dari mana tahu-tahu datang ngasih makan. Kaya ini tadi tahu-tahu ada yang ngasih," kata istri Dul, Fatimah di Solo, Jawa Tengah, Rabu (6/5/2020).
Perempuan yang akrab disapa Imah mengatakan, alasan jauh-jauh dari Purwodadi ke Solo untuk mencari pekerjaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/terkena-phk-karena-corona-dul-bersama-istri-dan-anaknya-terpaksa-tinggal-di-becak-setiap-hari.jpg)