Kabar Terbaru 53 Tenaga Medis RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta yang Sempat Diisolasi

53 tenaga medis di Rumah Sakit Umum Pusat atau RSUP Dr. Sardjito yang sempat menjalani swab sudah beraktifitas lagi sejak Jumat (1/5/2020)

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Google Street View
Gedung Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM Yogyakarta - 53 tenaga medis di Rumah Sakit Umum Pusat atau RSUP Dr. Sardjito yang sempat menjalani swab sudah beraktifitas lagi sejak Jumat (1/5/2020).

Para tenaga medis itu dikhawatirkan terpapar virus karena kontak langsung dengan salah seorang pasien yang tak berterus terang kepada petugas medis bahwa suaminya terjangkit virus corona.

"Dengan hasil swab negatif tersebut, maka sejumlah tenaga medis yang sebelumnya dirumahkan, maka mulai Jumat (1/5/2020) mereka dapat kembali aktif memberikan layanan kepada pasien," kata Banu Hermawan dalam keterangan tertulisnya.

Para tenaga medis ini dirumahkan sejak diketahui kontak secara langsung dengan penderita positif Covid pada tanggal 23 April 2020 silam, sehingga mereka sudah lebih dari tujuh hari dirumahkan.

Prosedur swab memang dilakukan minimal 7 hari setelah kontak, hal ini dilakukan karena inkubasi virus baru nampak setelah hari ketujuh kontak. Tenaga medis tersebut tidak perlu melakukan isolasi sampai 14 hari.

Begitu keluar hasil swab maka mereka bisa beraktifltas kembali. Sementara itu, terkait salah satu pasien yang pada Kamis (23/4/2020) dilakukan tes swab dan hasilnya positif Covid-19, saat ini kondisinya semakin membaik.

Bahkan tidak lagi menunjukkan adanya gejala Covid-19, dan hasil swab ke dua dinyatakan negatif pula, sehingga tinggal menunggu hasil swab berikutnya.

"Pasien tersebut tinggal menunggu hasil tes swab berikutnya, semoga saja hasilnya negatif," katanya.

Ketua Tim Penanggulangan Covid-19 RSUP Dr Sardjita, dr. ika Trisnawati, M.Sc., SpPD-KP., FINASIM menyampaikan bahwa tidak tertularnya tenaga medis yang merawat pasien positif covid ini disebabkan karena dalam pelayanan di RSUP Dr Sardjito baik untuk pasien covid maupun non covid sudah dipersiapkan perlindungan diri bagi semua petugas.

"Persiapan petugas antara lain menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) yang disesuaikan dengan level transmisi penularan disemua sektor pelayanan, dan menyediakan extra fooding dan vitamin terutama bagi garda pelayanan covid," katanya.

Jumlah ODP Kasus Virus Corona di Daerah Istimewa Yogyakarta Sebanyak 4861 Orang

UPDATE DATA Terbaru Pasien Virus Corona Minggu 3 Mei 2020, Malaysia 50, Indonesia 36, Amerika 1

Di sisi lain semua pengunjung RSUP Dr Sardjito dilakukan screening oleh petugas yg sudah dilatih di semua pintu masuk pelayanan yang sudah diatur alur pintu masuk dan pintu keluarnya.

Kondisi ini diperkuat dengan memberikan penanda status pengunjung dengan stiker yang ditempel ke baju pengunjung dan pasien.

"Stiker tersebut akan menggambarkan hasil screening apakah termasuk kelompok aman (hijau), kelompok resiko rendah (kuning) dan resiko tinggi (merah)," ujarnya.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan bahwa Pemda dIY telah berkali-kali memperingatkan kepada semua pasien yang datang dari zona merah untuk berterus terang kepada petugas medis yang ada di rumah sakit.

"Kalau punya riwayat dari zona merah, dia punya riwayat kontak dengan pasien positif, harus sejak awal memberi tahu. kita sangat membutuhkan tenaga medis dalam rangka penanganan (Covid-19)," tegasnya, Kamis (31/4.2020).

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji (TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah)
Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved