Setelah Paris Saint Germain Juara Ligue 1 Prancis, PR Selanjutnya Liga Champions

Penobatan gelar juara Liga Prancis musim 2019-2020 kepada Paris Saint-Germain (PSG) dikonfirmasi langsung oleh Otoritas Liga Prancis (LFP)

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Gonzalo Fuentes/Reuters via nytimes.com
Presiden Paris Saint-Germain Nasser Al Khelaifi 

“Kami menghormati keputusan pemerintah Prancis. Disisi UEFA, kami bermaksud untuk berpartisipasi dalam putaran final Liga Champions musim ini pada waktu dan tempat di mana ia akan diselenggarakan, "kata ketua PSG Al Khelaifi kepada RMC Sport.

"Jika tidak mungkin bermain di Prancis, kami akan memainkan pertandingan kandang di luar negeri dengan jaminan menempatkan pemain dan semua staf dalam kondisi kesehatan terbaik."ujarnya.

Nasib sama juga dengan Lyon, mereka menjalani babak 16 Besar Liga Champions dengan Juventus, setelah memenangkan leg pertama 1-0 di kandang mereka sendiri.

Leg kedua di Turin ditunda, karena Daniele Rugani dinyatakan positif COVID-19 beberapa hari sebelum pertandingan.

Ligue 1 dan Ligue 2 Prancis musim kompetisi 2019-20 Ligue 1 dan Ligue 2 resmi diakhiri.

Pernyataan itu dikeluarkan langsung oleh Perdana Menteri Prancis Edouard Philippe, dilaporkan Football Italia.

Sikap Prancis berarti menyusul keputusan Belanda, Belgia dan Argentina yang sudah mengumumkan kompetisi sepakbola mereka berakhir dan tak akan dilanjutkan pada musim panas.

"Musim 2019-20 tidak bisa dilanjutkan,"

"Tidak ada acara olahraga besar, terutama sepak bola, sebelum September meski dilaksanakan tertutup."Pernyataan Perdana Menteri Philippe.

Keputusan itu belum diketahui apakah akan mempengaruhi klub-klub Prancis yang masih di Liga Champions, seperti Olympique Lyonnais melawan Juventus di Babak 16 Besar.

Lyon memenangkan leg pertama 1-0 di kandang dan dijadwalkan bertandang ke Turin ketika Daniele Rugani menjadi pemain Serie A pertama yang dinyatakan positif COVID-19.

Jika Liga Champions berakhir pada Agustus, akankah Lyon dan Paris Saint-Germain diizinkan bertanding di wilayah netral?

Sebelumnya Kompetisi Eredivisie 2019-20 secara resmi berakhir tanpa juara, degradasi atau promosi.

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengungkapkan, pemerintah telah memperpanjang langkah-langkah lockdown untuk memerangi coronavirus, melarang semua acara publik termasuk sepak bola profesional hingga 1 September.

Tak terlepas dari itu dipastikan Eredivisie tidak akan melanjutkan sembilan pertandingan putaran yang tersisa, artinya musim ini tanpa juara liga untuk pertama kalinya sejak 1945 dilansir Tribunjogja.com dari Football Italia.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved