Covid-19, Mengapa Eropa Timur Seperti Lebih Perkasa Hadapi Wabah Ketimbang Eropa Barat?
Covid-19, Mengapa Eropa Timur Seperti Lebih Perkasa Hadapi Wabah Ketimbang Eropa Barat?
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Hari Susmayanti
Vaksinasi populasi mereka terhadap TB diambil dengan antusias oleh negara-negara blok sosialis pada 1950-an dan tetap wajib di banyak negara, meskipun komunisme hilang.
Di Rusia misalnya, masih diberikan kepada anak-anak dari tiga hingga lima hari. Sebaliknya, AS dan Italia tidak pernah memiliki program BCG universal.
Spanyol juga tidak memilikinya, tetangganya Portugal masih memilikinya, dan hanya memiliki 74,11 kematian per sejuta penduduk. Tingkat kematian di Spanyol saat ini mencapai 455,49.
Program vaksin BCG mungkin belum terbukti setidaknya di antara alasan mengapa wilayah eks Jerman Timur memiliki angka kematian Covid-19, yang lebih rendah daripada bagian barat negara itu.
Jerman adalah satu-satunya negara Eropa barat yang memiliki separuh 'sosialis', dan itu adalah separuh sosialis yang telah membantu menurunkan angka kematian di negara tersebut.
“Senin malam saya mentwit bagaimana Hongaria memiliki kurang dari 220 kematian dari Covid-19, dibandingkan 16.000 di Inggris. Dengan penilaian objektif, Hongaria melakukan lebih baik daripada Inggris,” puji Neil.(Tribunjogja.com/xna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/update-jumat-sore-total-pasien-virus-corona-di-indonesia-positif-covid-19.jpg)