Liga Italia
AC Milan Kian Rumit, Setelah Boban Jadi Korban, Ibrahimovic Terancam, Maldini Ajukan Syarat Bertahan
Masalah internal AC Milan memanas. Nasib Ibrahimovic terancam dan Paolo Maldini mengajukan syarat bertahan, menyusul pemecatan Zvonimir Boban
TRIBUNJOGJA.COM, ITALIA - AC Milan dalam masalah internal yang rumit. Revolusi di tubuh Rossoneri berdampak pada posisi sejumlah petinggi klub Liga Italia tersebut.
Tak hanya itu, kelanjutan nasib penyerang AC Milan Zlatan Ibrahimovic juga menjadi ganjalan, terkait dengan rencana besar Rossoneri mendatangkan pelatih baru.
• Jelang Bursa Transfer, AC Milan Ancang-ancang Buru Pemain Gratisan, Ini Dia 2 Gelandang Incarannya
Dikutip Tribun Jogja dari bolasport.com, manajemen AC Milan tengah dihadapkan pada situasi pelik yang memaksa mereka untuk memilih antara mempertahankan Zlatan Ibrahimovic atau mendatangkan pelatih anyar Ralf Rangnick.
Setelah melakukan pergantian pelatih pada awal musim 2019-2020, klub top Liga Italia, AC Milan, kini dihadapkan pada revolusi mini pada musim panas 2020 nanti.
Boban jadi korban
Perubahan dalam tubuh AC Milan kini tak hanya untuk posisi pelatih, tetapi menjalar hingga posisi direktur klub.
Korban dari revolusi tersebut adalah Zvonimir Boban yang sempat didapuk sebagai Chief Football Officer.
Zvonimir Boban dikabarkan menentang usulan dari CEO Ivan Gazidis, yang menginginkan Ralf Rangnick sebagai pelatih sekaligus direktur olahraga AC Milan.
• AC Milan Bakal Gigit Jari, Brescia Ingin Tonali ke Napoli atau Roma, Opsi Lain ke Juventus & Inter
Padahal pria asal Kroasia tersebut turut berjasa dalam memulangkan kembali penyerang gaek asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic, pada Januari 2020 lalu.
Imbasnya, kini I Rossoneri dihadapkan pada situasi yang menuntut mereka untuk memilih di antara Zlatan Ibrahimovic dan Ralf Rangnick.
Dilansir BolaSport.com dari Tuttosport, Milan tidak memiliki ruang untuk Rangnick dan Ibrahimovic bersama-sama dalam satu klub.
Maka mereka pun harus memilih salah satu di antara keduanya dan hal itu tentu bakal memiliki efek pada masa depan Ibrahimovic.
Kontrak Ibrahimovic bersama Milan bakal berakhir pada Juni 2020 nanti dan tanda-tanda untuk bertahan pun belum terlihat.
Penyerang 38 tahun itu pastinya tidak ingin hanya menjadi penghangat bangku cadangan jika Rangnick menukangi Milan musim depan.
Hal ini dikarenakan Ibrahimovic merupakan figur kuat dalam tim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ac-milan-kian-rumit-setelah-boban-jadi-korban-ibrahimovic-terancam-maldini-ajukan-syarat-bertahan.jpg)