PSS Sleman
Sebulan Tanpa Sepak Bola, Kapten PSS Sleman Makin Dekat dengan Keluarga
Bagus Nirwanto bercerita kegiatannya selama masa jaga jarak (physical distancing) saat pandemi virus corona saat ini.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Kapten PSS Sleman, Mohammad Bagus Nirwanto bercerita kegiatannya selama masa jaga jarak (physical distancing) saat pandemi virus corona saat ini.
Pesepak bola yang akrab disapa Munyenk ini mengatakan, sebulan sejak PSS Sleman meliburkan skuatnya 16 Maret 2020 lalu, praktis waktunya lebih banyak dihabiskan bersama istri Lilik Khalimatus Sya’diyah dan putranya Muhammad Kenzie Nirwanto di Sidoarjo.
Terlebih kebersamaan bersama keluarga menjadi hal yang mahal bagi Munyeng lantaran disibukkan dengan karirnya sebagai pesepak bola profesional, lebih banyak menghabiskan waktu di Sleman.
"Tentunya lebih banyak waktu bersama keluarga, juga waktu bermain bersama anak," ujar Munyenk.
• Danilo Fernando Jadi Manajer Anyar PSS Sleman
Lebih lanjut ia mengatakan, setiap pagi rutin menjalani latihan mandiri sebagaimana program latihan yang diberikan pelatih.
Di sisi lain ia pun tak memungkiri, rasa jenuh menjalani latihan secara mandiri pasti menghampiri.
Namun pemain yang juga pernah berseragam Borneo FC itu juga mengambil sisi positif menghadapi situasi pagebluk Covid-19 ini.
Untuk mengusir rasa jenuh ketika mulai melanda, menurut Munyeng cukup mudah.
"Setiap pagi saya rutin menjalani latihan untuk menjaga kebugaran tubuh. Sedangkan untuk menghilangkan rasa jenuh biasanya sih bermain Play Station (PS)," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sebulan-tanpa-sepak-bola-kapten-pss-sleman-makin-dekat-dengan-keluarga.jpg)