Breaking News:

Pendidikan

Mahasiswa UNY Ciptakan Media Pembelajaran PPKn untuk Siswa SMP

Tiga mahasiswa prodi Pendidikan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial UNY membuat inovasi Media Pembelajaran Penanaman Nilai-Nilai Pancasila bagi siswa

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Istimewa
Tiga mahasiswa prodi Pendidikan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial UNY membuat inovasi Media Pembelajaran Penanaman Nilai-Nilai Pancasila bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Tiga mahasiswa prodi Pendidikan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial UNY membuat inovasi Media Pembelajaran Penanaman Nilai-Nilai Pancasila bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Karya ini diberi nama ‘Kompas’ yakni Komik Pancasila.

Kompas merupakan media pembelajaran PPKn dengan bentuk buku komik inovatif dalam menunjang pembelajaran PPKn siswa Sekolah Menengah Pertama.

Ketiga mahasiswa yang membuat media pembelajaran tersebut yakni Awan Nakulanang, Elly Nur Rahmawati dan Muhammad Abdul Aziz.

Mahasiswa UNY Ciptakan Media Pembelajaran PKN Lewat Ular Tangga Dimensi

Awan Nakulanang mengatakan komik tersebut dirancang dan disesuaikan dengan kompetensi inti dan kompetensi dasar mata pelajaran PPKn tingkat Sekolah Menengah Pertama agar pembelajaran terasa menyenangkan dan efektif.

“Bahasan materi dalam komik sederhana namun memberikan gambaran percakapan oleh tokoh-tokoh Kompas dalam mewujudkan suasana belajar yang serius namun menyenangkan," ungkapnya Senin (6/4/2020).

Muhammad Abdul Aziz menjelaskan media pembelajaran ini dirancang dengan mengacu pada tahap pendefinisian.

Pemilihan desain komik ini merupakan inovasi dalam pembelajaran Pancasila agar para siswa lebih tertarik untuk mempelajarinya.

"Peneliti merancang isi konten Kompas dengan menyesuaikan kompetensi inti dan kompetensi dasar mata pelajaran PPKn di SMP," kata dia.

UNY Bagikan Sembako Kepada Mahasiswa

Penggambaran tokoh menggunakan referensi dan teknologi desain grafis komputer serta isi percakapan dalam komik merupakan hasil kreativitas peneliti dengan menyesuaikan materi dalam studi literatur.

Kelebihan dalam komik ini adalah dapat memotivasi siswa selama proses belajar mengajar karena terdiri dari gambar-gambar yang merupakan media yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran.

Selaim itu bersifat permanen, sekaligus dapat membangkitkan minat membaca dan mengarahkan siswa untuk disiplin membaca khususnya bagi mereka yang tidak suka membaca.

Elly Nur Rahmawati menambahkan media pembelajaran Kompas telah diuji cobakan di SMPN 1 Imogiri dengan hasil baik.

“Media pembelajaran ini dari aspek materi mudah dipahami, sesuai dengan tujuan pembelajaran, dan mempermudah pemahaman siswa untuk mempelajari Pancasila dan memotivasi siswa untuk mengamalkan nilai-nilai dalam Pancasila," paparnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved