Lockdown Italia karena Virus Corona Berlanjut, Nasib Serie A Liga Italia Diragukan
Lockdown di Italia diperpanjang hingga pertengahan April untuk memerangi penyebarab virus corona.
Penulis: Tribun | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM ITALIA -- Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengakui tak tahu hingga kapan lockdown di negaranya berakhir.
Walhasil pernyataan itu membuat kelanjutan Serie A Liga Italia makin diragukan untuk berlanjut.
Lockdown di Italia diperpanjang hingga pertengahan April untuk memerangi penyebarab virus corona.
"Pesan paling penting untuk diberikan kepada warga kami adalah tinggal di rumah sebanyak mungkin," kata sang PM dikutip Tribunjogja.com dari Football Italia.
Dia menegaskan tak tahu kapan lockdown akan berakhir.
“Saat ini aku tidak bisa mengatakan kapan lockdown berakhir."ujarnya.
Sebelumnya Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) berharap untuk memulai kembali musim pada akhir Mei.
Sementara UEFA telah menyarankan untuk memulai lagi pada Juli dan Agustus 2020.
Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, menegaskan bahwa Serie A tidak akan secara otomatis dilanjutkan ketika pemerintah Italia mencabut larangannya.
Semua opsi untuk menyelesaikan musim Serie A tetap ada namun tak sepertinya tak memungkinkan dilakukan dalam waktu dekat ini.
Serie A telah ditunda di tengah pandemi dan pejabat sepakbola masih mempertimbangkan mencari jalan yang tepat untuk menyelesaikan liga.
Mereka juga sedang memikirkan skenario menentukan juara berdasarkan hasil pada periode musim kedua.
"Bisa menggunakan sistem play-off atau bahkan tidak memberikan Scudetto," kata Gravina.
"Saya tidak bisa mengesampingkan apa pun," katanya kepada Radio Anch'io Sport.
“Kita harus mencoba merencanakan dengan ide yang paling optimis: yaitu, untuk mengakhiri kompetisi."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/lockdown-italia-karena-virus-corona-berlanjut-nasib-serie-a-liga-italia-diragukan.jpg)